oleh

UMK Mimika Tahun 2021 Dipastikan Tidak Naik

TIMIKA – Pekerja di Mimika harus menerima kabar kurang baik. Pasalnya Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tahun 2021, diputuskan tidak mengalami kenaikan seperti tahun-tahun sebelumnya. UMK Mimika Tahun 2021 tetap sebesar Rp 3.959.444 sesuai UMK Tahun 2020.

Penetapan ini berdasarkan kesepakatan bersama pengusaha yang diwakili Apindo, serikat pekerja, akademisi dan Pemda Mimika dalam rapat bersama di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jumat (6/11) kemarin.

Ini juga sesuai Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada masa Pandemi Covid-19. “Tadi kami baru tetapkan. Kami undang Apindo dan serikat akhirnya kita sepakat masih sama dengan tahun 2020. Tidak ada kenaikan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Mimika, Paulus Yanengga yang ditemui usai pertemuan.

Paulus Yanengga mengatakan data pertumbuhan ekonomi Mimika dari Badan Pusat Statistik menjadi salah satu pertimbangan utama. Mengingat ekonomi Mimika juga minus maka kenaikan upah tidak bisa dipaksakan.

Dari pihak serikat pekerja kata dia memang tetap mengajukan adanya kenaikan. Tapi melihat pertumbuhan ekonomi yang lesuh akibat pandemi Covid-19 maka tidak bisa dipaksakan. “Memang tadi serikat mereka mau naikkan sedikit tapi Mimika secara keseluruhan lesuh jadi tidak bisa paksakan,” ungkapnya.

Akhirnya setelah melalui perundingan yang difasilitasi Pemda Mimika kemudian adanya data pertumbuhan ekonomi dari Badan Pusat Statistik maka disepakati tidak ada kenaikan upah minimum kabupaten Tahun 2021 mendatang.

Ia berharap tahun depan situasi ekonomi bisa pulih sehingga bisa dilakukan evaluasi. Pemda bersama tim yang sudah dibentuk akan melakukan survei setiap triwulan untuk mengikuti pertumbuhan ekonomi daerah sebagai dasar peningkatan upah minimum kabupaten. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *