oleh

Jelang Natal, Pemerintah Diminta Gelar Operasi Pasar

TIMIKA – Menjelang perayaan Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Pemerintah diminta untuk menggelar kegiatan operasi pasar murah. Kegiatan operasi pasar murah ini wajib dilakukan guna memberikan dukungan kepada masyarakat yang kesulitan di tengan situasi pandemi covid-19.

Dengan pasar murah, masyarakat yang berada di garis ekonomi lemah bisa tetap mendapatkan barang khususnya sembako dengan harga yang lebih terjangkau.

Politisi Gerindra, Tanzil Asharie saat ditemui Radar Timika, Senin (9/11) di ruang kerjanya mengatakan operasi pasar murah ini wajib dilakukan oleh pemerintah. Dari kegiatan pasar murah ini masyarakat akan sangat terbantu karena kini tingkat perekonomian menurun drastis akibat wabah pandemi covid-19.

“Kegiatan operasi pasar murah itu wajib dilakukan pemerintah, ini perlu dilakukan untuk membantu masyarakat jelang Hari Natal dan Tahun Baru,” ujar Tanzil.

Anggota Komisi B DPRD ini mengatakan operasi pasar murah menjadi hal yang wajib dilakukan oleh pemerintah karena tidak semua pekerja ataupun masyarakat kini dapat mencapai tingkat kesejahteraan tertentu.

“Masyarakat ingin beli minyak goreng berkwalitas dengan harga murah, jadi wajib pemerintah akomodir kebutuhan ini apalagi di tengah pandemi seperti saat ini,” jelasnya.

Dikatakan Tanzil, dalam kegiatan operasi pasar murah ini, selain sembako, yang juga harus disediakan oleh pemerintah yakni produk pangan asal hewan seperti telur dan daging.

Dalam penjualanya pun, diharapkan dalam jumlah yang besar dan tidak sedikit dengan alasan klasik seperti anggaran yang terbatas.

“Jumlah barang yang dijual di operasi pasar murah ini harus banyak, karena anggaran yang digunakan besar. Jual sembako sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dengan barang yang bagus,” kata Tanzil.

Ditambahkanya, dengan menjual barang yang berkwalitas secara langsung juga menjadi pendidikan untuk masyarakat bagaimana masih bisa mendapat barang yang bagus namun masih dibeli dengan harga yang terjangkau. Dan yang paling penting diperhatikan adalah tidak menjual barang-barang yang sudah mendekati kedaluarsa.

“Jangan jual barang yang sudah mau expired,” tegasnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *