oleh

DPMPTSP Buka Layanan Pengurus Izin di Distrik Wania

TIMIKA – Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Mimika, menyelenggarakan kegiatan peningkatan penyelenggaraan pelayanan perizinan bidang penanaman modal dan investasi di Distrik Wania.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program DPMPTSP Tahun 2020 untuk peningkatan pelayanan. Hal itu bertujuan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil seperti kios dan bengkel.

Hari pertama pelaksanaan kegiatan, Rabu (11/11) disambut antusias oleh warga Distrik Wania khususnya para pelaku usaha, dimana kegiatan ini sangat membantu mereka dalam melegalkan segala jenis usahanya.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Roi Arol Repasi kepada Radar Timika disela-sela kegiatan mengatakan, melalui program ini DPMPTSP berupaya meningkatkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam mengurus izin usaha.

“Kita langsung turun ke distrik untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sasaran kita adalah pelaku usaha mikro dan kecil,” katanya.

Kata dia, pelayanan ini sangat memudahkan karena tidak berbayar alias gratis. Selain itu proses pengurusannya terbilang cukup mudah, dimana data warga atau pelaku usaha diinput dengan mengunakan sistem Online Single Submission (OSS), sehingga warga tidak perlu mengantri lama untuk mengantongi surat izin tersebut.

“Jadi pengurusannya serba online, sehingga warga tidak perlu antri lama,” jelasnya.
Ia menyebutkan, apabila sudah terdaftar melalui OSS maka yang bersangkutan akan mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang berlaku seumur hidup. Berdasarkan data yang ada bahwa pelaku usaha menengah keatas memang rata-rata izinnya selalu diurus setiap tahun. Sedangkan yang menengah ke bawah ini banyak yang belum mengantongi izin sama sekali.

“Jadi pengurusan NIB ini menjadi acuan bagi kami agar kedepannya kami memiliki data yang valid,” terangnya.

Ia menjelaskan, pengurusan melalui OSS atau perijinan berusaha terintegrasi secara elektronik , dimana data yang diinput langsung terkonek ke pusat. Sehingga pelaku usaha bisa langsung terdata tidak hanya di daerah saja melainkan sampai di pusat.

“Kami mengajak masyarakat untuk melegalkan segala jenis usaha dengan wajib mengantongi izin usaha,” ajaknya

Selain itu lanjutnya, pelaku usaha memang wajib memiliki NIB supaya pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat mengukur investasi di suatu wilayah. Selain itu pemerintah bisa tahu perkembangan investasi wilayah itu seperti apa.

Ia menambahkan kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di Distrik Wania saja. Tetapi DPMPTSP juga melaksanakan kegiatan yang sama ditiga distrik lainnya yakni Distrik Miru, Distrik Iwaka dan Distrik Kuala Kencana.

“Jadi kami sangat berharap agar pelaku usaha yang belum mengantongi izin khususnya di wilayah Distrik Wania ini, untuk segera mendatangi kantor distrik. Dan waktu pelayanannya mulai hari ini sampai hari Jumat mendatang dan waktu pelaksanaannya mulai pukul 08.00 sampai pukul 13.00 WIT,” tukasnya.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *