oleh

Sopir Bus Damri Diamankan Karena Rusakkan Tiga Bus

TIMIKA – Seorang Supir bus Damri berinisial MA diamankan ke Polsek Mimika Baru lantaran melakukan pengerusakan bus, Rabu (11/11) malam. Ia diamankan personel Polsek Mimika Baru setelah pihak DAMRI Mimika melaporkan kejadiannya pada Kamis (12/11) pagi.

Menurut Kapolsek Mimika Baru , Kompol Sarraju melalui Kanit Lantas Polsek Miru, Ipda Ignasius Bari Sare, ada tiga buah bus yang dirusak MA. Dimana bus tersebut dirusak dengan cara ditabrak di sekitar Kantor DAMRI Mimika di SP I Jalur III.

“Kami merespon kejadian ini dengan mengamankan pelaku dan sementara dia ditahan di Rutan Polsek Miru,” ujarnya.

Dari keterangan sejumlah saksi yang melihat kejadian itu, kata Ipda Ignasius, MA sebelumnya mengemudikan bus dalam keadaan mabuk. Kemudian ia masuk ke Kantor DAMRI untuk memarkir busnya namun menabrak bus lain yang terparkir.

Akibat kejadian itu, bus-bus yang digunakan untuk masyarakat di Timika tersebut mengalami kerusakan. Bus yang dikemudikan MA mengalami kerusakan di bagian belakang termasuk kaca. Dua bus lainnya mengalami kerusakan di bagian samping kiri serta kerusakan bus lainnya di bagian depan khususnya box lampu.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasional Perum DAMRI Mimika, Alex V Ansek kepada wartawan mengatakan, MA sendiri masih merupakan staff Perum DAMRI Mimika sebagai supir. Pihaknya kini meminta MA bertanggungjawab atas kerusakan tersebut dengan mengganti biayanya.

“Untuk penyelesaiannya kedepan boleh diurus secara kekeluargaan supaya dia bebas bertanggungjawab atas perbuatannya. Dengan catatan tidak boleh mengulangi lagi perbuatannya. Dia siap bertanggungjawab,” katanya.

Alex mengungkap, pengerusakan bus nyatanya terjadi disebabkan si supir buru-buru untuk memperbaiki kendaraannya. Namun karena buru-buru itulah ia malah merusaki bus yang dikendarainya. Hal itu disampaikannya usai menanyai langsung kepada MA.

“Sebelumnya sempat memang ada video conference dengan DAMRI pusat untuk mengecek DAMRI di daerah. Di waktu yang sama masih banyak bus yang diperbaiki oleh bagian teknis. Nah, beliaunya ini tidak sabaran, makanya dia buru-buru memarkir kendaraan malah menabrak,” ungkap Alex.

Ia juga mentaksir, biaya ganti rugi bisa mencapai sekitar Rp 30 Juta. Dimana kaca pengganti harus didatangkan dari Jakarta, melalui Koreseri. “Biasanya di Makassar tapi karena ini kerusakannya kaca, maka harus dipesan dari Jakarta,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *