oleh

PLN Janji Tidak Lagi PHP Warga Kokonao

TIMIKA – Kendati jaringan sudah terpasang sejak Tahun 2017 lalu tapi sampai saat ini PLN belum mengalirkan listrik bagi warga Kokonao, Distrik Mimika Barat. Dari tahun ke tahun selalu dijanjikan tapi belum terwujud.

Manager PLN UP3 Timika, Marthinus Pasensi kembali kembali berjanji akan mengalirkan listrik paling lambat akhir Bulan November ini. Kepada wartawan dalam press conference yang digelar Jumat (13/11) di Hotel Horison Diana Timika, Marthinus menyatakan PLN kali ini tidak lagi PHP atau pemberi harapan palsu.

Marthinus mengatakan, koordinasi dengan semua pihak baik Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dalam hal ini Wakil Bupati, Johannes Rettob dan Kepala Distrik Mimika Barat. Bahkan sudah ada kesepakatan mengenai operator yang untuk sementara akan dibiayai oleh Pemerintah Distrik.

Kokonao lanjut Marthinus memang menjadi pekerjaan rumah bagi PLN. Mesin akan segera didistribusikan sambil itu tenaga operator menjalani pelatihan di PLTD PLN. “Wakil Bupati minta jangan tunggu Desember. Jadi kami akan komitmen dan waktu yang paling memungkinkan adalah 30 November,” terangnya.

Jaringan listrik milik PLN di Kokonao akan menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel dengan kapasitas 100 KW. Jika nanti dinyalakan operasional masih terbatas 12 jam. Itu terbagi 6 jam pada malam hari mulai pukul 18.00 WIT sampai 24.00 WIT. Kemudian pagi hari pukul 06.00 WIT sampai 12.00 WIT siang.

Saat ini sudah ada sekitar 304 pelanggan yang sudah siap dilayani. Jenis meteran yang digunakan adalah meter prabayar dengan token atau pulsa. Mengenai hal ini PLN akan menggandeng pihak bank untuk bisa menghadirkan layanan di Kokonao sehingga masyarakat bisa melakukan pengisian pulsa listrik nantinya.

Beberapa distrik seperti Agimuga dan Potowayburu juga masih menjadi PR besar bagi PLN Timika. Pasalnya di dua distrik atau kampung tersebut sudah ada jaringan namun belum ada pembangkit. Untuk Agimuga juga rencananya menggunakan pembangkit diesel sedangkan Potowayburu menggunakan solar cell. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *