oleh

Dinas Ketahanan Pangan Tanam Sukun di Tiga Distrik

TIMIKA – Dalam rangka penguatan pangan di kampung dan distrik, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika membagikan dan menanam tanaman pangan seperti sukun, ubi jalar dan kelad. Tahun ini, penanaman difokuskan di tiga distrik yakni Kwamki Narama, Manasari Distrik Mimika Timur Jauh dan Distrik Jita.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Yulius Koga yang ditemui di kantornya, Selasa (17/11) kemarin mengatakan tiga distrik itu masuk dalam kategori daerah rawan pangan. Untuk itu dilakukan penanaman tanaman untuk menopang pangan keluarga.

Konsep program juga tidak lagi berdasarkan kelompok tapi langsung perorangan dengan menanam di pekarangan rumah. “Jadi ketahanan pangan ini tupoksinya pekarangan beda di pertanian. Kami hanya fokus di tanaman pekarangan dengan pengelolaan hasil produksi,” terangnya.

Program ini kata Yulius akan terus dilakukan setiap tahun dan ditingkatkan. Dinas juga akan memetakan wilayah atau distrik yang rawan pangan sehingga bisa menjadi sasaran program Tahun 2021 mendatang. “Distrik mana ada kekurangan pangan, dimana ada masalah stunting kita topang dengan program ketahanan pangan,” ujarnya.

Tahun depan, skala program akan dibuat lebih besar. Tidak hanya pada tiga distrik tapi lima distrik dengan menyasar setidaknya 100 kepala keluarga setiap distrik. Pelaksanaan program tahun ini menggunakan dana otonomi khusus sebesar Rp 850 juta dan sudah terlaksana.

Yulius mengatakan agar program itu dipastikan berjalan, Dinas Ketahanan Pangan melakukan pendampingan. Satu pendamping dari aparat kampung atau distrik dan satu lagi dari dinas. Pendamping akan mengawasi langsung di lapangan selama enam bulan untuk memantau tanaman milik warga. (sun)  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *