oleh

Bidang SDM PB PON XX Lakukan Sosialisasi Perekrutan VO LO dan WF

TIMIKA – Bidang SDM PB PON XX Papua Tahun 2021 bersama Bidang SDM PB PON Sub Mimika, menggelar rapat untuk memantapkan persiapan Bidang SDM dalam menyambut PON 2021 mendatang. Adapun tema dalam rapat tersebut yakni, “Sosialisasi Volunteer (VO), Liaison Officer (LO) dan Work Force (WF).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan, Minggu (22/11) malam lalu itu, dihadiri Koordinator Bidang SDM PB PON XX Papua, Albertho G Wanimbo, Sekretaris Umum PB PON Sub Mimika, Cessar A Tunya serta sejumlah anggota Bidang SDM dari PB PON Sub Mimika. Turut hadir perwakilan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mimika, Silas Wapori.

Albertho G Wanimbo kepada Radar Timika usai kegiatan, Minggu (22/11) malam lalu, mengatakan dirinya berharap untuk bidang SDM dapat melakukan rapat kerja dengan panitia pelaksana pada setiap cabor dalam waktu dekat. Terkait dengan perekrutan VO, LO dan WF. Kata dia untuk perekrutan VO, LO dan WF paling cepat itu dilaksanakan Bulan Januari, paling lambat Bulan Februari 2021. Ia menyebutkan pada PON mendatangkan jumlah yang direkrut ditargetkan mencapai 40 ribu orang.

“Di kluster Kabupaten Jayapura dan kota Jayapura kami sudah rekrut kurang lebih 11.911 orang pada beberapa bulan lalu. Mereka ini akan dibagi ke setiap bidang, selanjutnya akan dilaksanakan pelatihan direncanakan Bulan April dan Mei 2021 mendatang,” ungkapnya.

Sementara untuk kelanjutan perekrutannya akan diserahkan kepada setiap kluster penyelenggara. Dimana masing -masing kluster diberi kewenangan untuk melakukan perekrutan. Dan dalam proses perekrutan akan berkolaborasi dengan KNPI setempat.

“Di Mimika nanti akan direkrut. Begitupun kluster lainnya nanti akan berkolaborasi dengan teman-teman KNPI di sini,” sebutnya.

Ia menjelaskan, untuk pendaftarannya nanti memang ada aplikasi tersendiri yang saat ini tengah dibuat oleh IT PB PON XX Papua. Hanya saja ada alternatif lain bahwa pendaftarannya bisa dilakukan secara manual di setiap kluster.

“Jadi tidak hanya mendaftar melalui aplikasi. Ini ada alternatif untuk dilakukan pendaaftaran secara manual. Karena tidak semua orang memiliki handphone android, jadi untuk pendaftarannya kita juga buka secara manual,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, kuota untuk Timika mencapai 4.544. Jumlah tersebut sesuai data tahun lalu. Akan tetapi untuk jumlahnya bisa bertambah ataupun berkurang, tergantung kebutuhan dari setiap bidang.

“Setelah dari sini kami akan kembali lakukan diskusi dengan setiap bidang untuk melihat kebutuhan dari setiap bidang itu sendiri. Jadi untuk Mimika bisa saja ada penambahan atau pengurangan tergantung kebutuhan setiap bidang,” tukasnya.(itz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *