oleh

Sadar Pentingnya Media Massa, Robby Omaleng Gelar Tatap Muka

TIMIKA – Menyadari akan pentingnya peran media massa, Ketua DPRD Kabupaten Mimika, Robby Kamaniel Omaleng mengadakan acara tatap muka dengan segenap insan pers di Hotel dan Resto 66 Cenderawasih, Rabu (25/11). Acara tatap muka ini digelar masih dalam rangka Reses Tahap II Tahun 2020.

Robby mengatakan pertemuan dengan insan pers ini adalah suatu kebanggaan baginya. Ini juga moment yang tepat ketika DPRD genap berusia satu tahun setelah pelantikan dewan periode 2019-2024 pada 25 November 2019 lalu. Peran media sebutnya menjadi penting. Dimana, media jadi agen perubahan yang dijadikan tolak ukur untuk pembangunan daerah, apalagi di saat era reformasi seperti saat ini.

“Saya rasa media ini sangat penting untuk dijadikan tolak ukur. Ada kerja sama untuk arah pembangunan kedepannya. Pimpinan daerah banyak yang dikenal karena adanya peran media. Media ini kita kerja sama, bukan saja pada moment tertentu saja kita bertemu, namun untuk membangun Kabupaten Mimika. Intinya media kita ajak untuk kerja sama dengan pemerintah daerah. Ketika peran ini sudah terbangun, maka berita, informasi akan seimbang. Harus ada keseimbangan berita agar keinginan untuk sama-sama maju dalam pembangunan bisa tercapai,” jelasnya.

Dengan kerja sama antara media dan pemerintah maka tujuannya adalah bagaimana kerja sama antara pemerintah dengan media dan bagaimana agar informasi atau berita nantinya seimbang.
Sadar peran media sebagai penggerak informasi, maka Politisi Golkar ini mengakui jika harus ada keseimbangan antara pemberi informasi dan wartawan. Ini juga harus dilakukan agar tidak ada media luar yang mengintervensi kebijakan daerah ini menjadi berita mereka.

Dari agenda tatap muka ini, Yulius Lopo dari SKH Salam Papua mengatakan jika wartawan selalu berusaha agar berita yang dibuatkan selalu berimbang, namun terkadang kesulitan untuk mengkonfirmasinya kepada nara sumber. Ia juga mengatakan jika peran media memang harus terlibat dalam pembangunan di daerah, namun kerja sama dengan pemerintah daerah ini harus dijelaskan bentuk kerja samanya.

Selain itu, Samuel Nussy mengatakan bagian penting untuk pembinaan kepada wartawan yang bersumber dari APBD setiap tahunnya ini penting. Namun hal ini yang diabaikan oleh pemerintah. Memperjuangkan eksistensi pers sebagai pilar ke empat demokrasi ini harus didukung penuh oleh pemerintah. Timika yang berkembang, harus dibarengi dengan harmonisasi bersama pers.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *