oleh

Pemda Buat Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Ekonomi

TIMIKA – Permasalahan ekonomi di Kabupaten Mimika, cukup kompleks dengan sumber daya tambang sangat besar namun masih bertolak belakang dengan kondisi sosial ekonomi masyarakatnya. Untuk memaksimalkan sektor lainnya, Pemerintah Daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) membuat Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Ekonomi.

Penyusunan dokumen rencana aksi daerah ini melibatkan akademisi dari Universitas Yapis Papua. Dimana pada Senin (30/11) kemarin merupakan seminar akhir. Hanya saja, tim penyusun masih diminta untuk banyak melakukan asistensi kepada berbagai pihak, terutama organisasi perangkat daerah terkait.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulianus Sasarari, SSos MM yang hadir membuka dan memimpin seminar akhir mengatakan, masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam serta rendahnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan mengakibatkan daya saing, ekonomi, serta penurunan produktivitas.

Selain itu menurut Sasarari, kurangnya konektivitas dan akses serta minimnya moda transportasi penghubung antar daerah yang menyebabkan pelayanan dasar belum terpenuhi secara merata di Mimika, terutama di daerah pedalaman yang sulit dijangkau.

Salah satu misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika adalah mewujudkan pemerintahaan pelayanan dasar, ekonomi dan infrastruktur di wilayah pedalaman dan pesisir serta membangun sentra-sentra ekonomi baru di Mimika.

Menurut Sasarari, ini harus menjadi dasar pijakan penyusunan rencana aksi percepatan pembangunan ekonomi daerah. Ia meminta organisasi perangkat daerah harus mampu mewujudkan kebijakan yang sistematis dalam rangka mengangkat derajat kehidupan masyarakat, khususnya kelompok miskin dan hampir miskin yang sebagian besar berada di pedalaman.

“Itu bisa diwujudkan lewat kebijakan pengalokasian anggaran yang proporsional dan pembangunan yang berkeadilan,” terangnya.

Adanya rencana aksi daerah percepatan pembangunan ekonomi Kabupaten Mimika Tahun 2021-2025 kata Sasarari, bisa menjadi acuan dalam upaya penyelesaian permaslaahan pembangunan ekonomi dan percepatan pencapaian tujuan pembangunan ekonomi di Kabupaten Mimika. (sun)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *