oleh

Studi Banding dan Widiawisata Kepsek Jadi Sorotan Masyarakat

TIMIKA – Aktivitas studi banding dan widiawisata para kepala-kepala sekolah se Mimika menjadi sorotan dan perbincangan hangat di tengah masyarakat. Masyarakat menanggap kegiatan yang diikuti oleh para kepala sekolah ini perlu mendapat perhatian pemerintah provinsi Papua dan Pemerintah Pusat, sebab diindikasikan adanya hal-hal berbau politik.

Hal itu diungkapkan Politisi Partai Hanura, Saleh Al Hamid, Rabu (2/12). Menurut Saleh, kepergian kepala-kepala sekolah ke Toraja yang dikabarkan dalam rangka studi banding dan widiawisata di tengah kegiatan pesta politik pemilihan kepala daerah di tempat tersebut kurang tepat. Apalagi, alasan untuk melakukan studi banding di Toraja ini juga tidak tepat, sebab di sana bukan tempat yang berhasil dalam bidang pendidikannya.

“Pemerintah provinsi dan pusat perlu merespon setiap apa yang kita bicarakan, paling tidak mencari tahu mereka ini kan ASN yang pergi meninggalkan tugas sekaligus yang berangkat dengan waktu yang sama, bersamaan, pemerintah kok diam tidak bertanya,” jelasnya.

Disebutkan Saleh, apa yang dikritisi oleh masyarakat soal kepergian para kepala sekolah ini ia harapkan paling tidak menjadi perhatian pemerintah daerah.

Kepergian kepala-kepala sekolah ke Toraja ini sebutnya, wajar saja jika menjadi pertanyaan besar masyarakat. Jika kepergian mereka hanya untuk studi banding, mengapa memilih Toraja dan bukan kota besar lainnya yang sudah berhasil di bidang pendidikan.

Belum lagi di Toraja sedang ada pemilu kepala daerah saat para kepala sekolah ada di sana. Masyarakat sebutnya wajar jika menilai mereka datang ke sana untuk diakomodir guna ikut memilih salah satu pasangan calon kepala daerah yang pernah menjabat di Timika.

“ASN-ASN ini jika terlibat dalam dunia politik ini berbahaya. Jangan juga salahkan masyarakat kalau pertanyakan hal ini, mereka gunakan uang besar dan pergi ke Toraja,” imbuhnya.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *