oleh

Warga Jila Butuh Akses Jembatan Gantung

TIMIKA – Warga di Distrik Jila membutuhkan pembangunan infrastruktur jembatan gantung sebagai akses utama jalan melintasi sungai. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Mimika Aleks Tsenawatme, Selasa (8/12). Dari informasi warga kata Aleks, karena di Jila belum ada fasilitas jembatan gantung, sudah ada korban sebanyak 7 orang yang hanyut saat coba melintas di arus sungai yang berarus deras itu.

Aleks Tsenawatme meminta Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mimika untuk membangun jembatan gantung di Distrik Jila, sebab warga sangat membutuhkannya sebagai akses utama jalan yang menghubungkan pemukiman warga ke tempat-tempat publik.

“Warga berharap dinas teknis ini bisa buatkan mereka jembatan gantung, karena ini akses utama jalan penghubung pemukiman warga ke tempat-tempat umum,” jelasnya.

Warga berharap pengerjaan jembatan gantung itu segera dimulai oleh dinas terkait. Pasalnya gara-gara menyeberangi sungai yang deras arusnya itu sejumlah warga di tahun 2020 ini menjadi korban terseret air sungai saat mencoba melintas dengan peralatan seadanya.

Kebutuhan urgent ini berkaitan dengan kebutuhan pokok warga, di mana warga harus rela nekad membahayakan nyawanya dengan menyeberang sungai, hanya untuk ke pasar ataupun ke bandara.
Pemerintah diminta untuk merespon cepat sebab 6 sampai 7 orang telah menjadi korban akibat tidak lengkapnya instrastruktur di wilayah pegunungan Mimika itu.

Politisi Partai Nasdem itu menambahkan, masih banyak kebutuhan pembangunan infrastruktur yang dirindukan warga pegunungan Mimika atau di Dapil 6 pemilihannya yang terdiri dari 7 wilayah distrik.

Pemerintah lewat anggaran APBD 2021 ini diminta untuk mengakomodir pembangunan, sebagai mana visi-misi Omtob, Omaleng–Rettob, yang menjanjikan pembangunan dari kampung ke kota. Para OPD pemerintah diminta untuk menyajikan program-program pembangunan itu agar peran pemerintah terasa sampai ke wilayah pedalaman, di pesisir dan wilayah pegunungan Mimika.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *