oleh

Tim Futsal PON Papua Latih Tanding Awal Tahun Depan

TIMIKA – Tim Futsal PON Papua memastikan pemusatan latihan atau training center masih berjalan dengan baik. Walaupun awalnya ada agenda latihan ke luar daerah, Futsal PON Papua melaksanakan agenda latihan di Provinsi Papua sebab masih terkendala pandemi.

Ketua Bidang Turnamen dan Kompetisi, Asosiasi Futsal Papua, Daud Henri Arim, Jumat (11/12) mengatakan, agenda awal yakni berlatih di daerah Jawa seperti di Bandung, Jakarta dan Jogja. Sedangkan untuk latihan di luar negeri rencana awalnya dilakukan di Thailand. Hanya saja hal itu terkendala pandemi sehingga pemusatan latihan dilakukan di Jayapura.

Untuk training out dilakukan dengan cara membuat kompetisi atau turnamen. Diantaranya turnamen 17 Agustus, Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan dan Christmas Day atau Hari Natal. “Tim sampai hari berjalan dengan baik,” ujarnya.

Januari mendatang, rencananya masing-masing cabang olahraga memusatkan latihan di masing-masing Venue. Pihaknya berharap dalam pemusatan latihan tersebut, atlet cabor Futsal bisa berlatih di Timika. “Ini sudah saya sampaikan ke KONI Mimika. Apalagi venue-nya sudah mau rampung. Setidaknya Februari. Supaya bisa terbiasa sama lapangannya,” jelasnya.

“Di Jayapura karena lapangannya tidak terlalu besar sehingga khawatir mempengaruhi permainan atlet. Kalau sudah di sini bisa saja lebih baik. Sekalian tes event nanti setelah liga Indonesia,” sambung Daud yang juga Pelatih Kepala Futsal PON Papua.

Tes Event sendiri disebutnya akan mengundang tim yang tidak jauh dari Papua seperti Maluku Utara dan Sulawesi Selatan. Sebulan lalu, ia juga mengaku dihubungi Tim PON dari Jawa Timur untuk melakukan tes serupa.

Pihaknya mengantisipasi tim Futsal dari Jawa Barat yang dinilai kuat, sebab sebelumnya menjadi Juara. Termasuk yang diantisipasi yakni Tim dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. “Itu persaingan buat kami di Tim Fustal Papua,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Fustal PON Papua disebutnya terdiri dari pemain liga dan pemain tim nasional. Dari Mimika, disebutnya ada dua pemain. Komposisi pemain juga dinilai sudah pas dan mempunyai kualitas rata-rata. Jumlahnya mencapai 20 orang yang nanti disaring sesuai kuota menjadi 14 – 15 pemain. “Targetnya, apapun yang terjadi emas harus didapat. Saya sangat percaya sekali,” katanya.

“Kita juga akan mencari strategi supaya bisa mendapat mendali emas di Papua atau menang di tanah kita sendiri,” tutupnya.(dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *