oleh

Gedung Biliar Butuh Tambahan Anggaran di Tahun 2021

TIMIKA – Target Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menuntaskan pembangunan gedung biliar pada tahun ini belum bisa terwujud. Anggaran untuk pembangunan yang sudah memasuki tahap kedua masih kurang.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Mimika, Suyani yang ditemui Radar Timika di Hotel Horison Ultima Timika pada Jumat (11/12) lalu mengatakan pembangunan pada tahap kedua ini hampir selesai. Tinggal finishing salah satunya pemasangan lantai yang menggunakan material parkit. “Jadi tinggal pasang, materialnya sudah ada,” katanya.

Jika lantai sudah terpasang maka dikatakan Yani, untuk bagian interior secara keseluruhan sudah selesai. Sementara untuk bagian eksterior pada gedung tinggal kekurangan replika bola biliar yang akan menghiasi bagian luar gedung. “Kalau induk sudah semua, struktur sudah siap. Lampu sudah siap semua,” tandasnya.

Suyani menjelaskan awalnya anggaran sekitar Rp 19 miliar pada tahap kedua ini sudah mencakup semuanya. Tapi ternyata dalam pelaksanaan pekerjaan ada perubahan pada bagian dalam sehingga dilakukan penyesuaian.

Akhirnya penataan landscape belum bisa dikerjakan tahun ini. Itu berarti masih dibutuhkan tambahan anggaran untuk penyelesaian gedung biliar yang akan digunakan sebagai venue PON XX pada Tahun 2021 mendatang.

Ia mengungkapkan anggaran yang dibutuhkan untuk penyelesaian venue biliar masih sekitar Rp 3 miliar lebih. Kebutuhan ini sudah diusulkan dalam APBD Tahun 2021 untuk penataan landscape mencakup taman, paving blok termasuk juga replika bola biliar untuk menghiasi gedung.

Suyani yakin, gedung bisa diselesaikan sebelum perhelatan PON pada Oktober 2021. Pasalnya pekerjaan landscape tidak seperti pekerjaan struktur yang membutuhkan waktu lama.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *