oleh

Bea Cukai Dukung Penuh Ekspor Produk Perikanan

TIMIKA – Kepala Kantor Bea dan Cukai Timika, I Made Aryana mengungkapkan jika pihaknya siap mendukung penuh proses ekspor produk perikanan dari Kabupaten Mimika ke pasar internasional. Walaupun baru mengawali ekspor produk perikanan ke Kuala Lumpur dengan produk kepiting, namun Bea dan Cukai Timika yakin di tahun 2021 mendatang produk perikanan lainnya seperti udang juga bisa masuk pasar internasional.

Dikatakan Aryana, di awal tahun 2020, produk perikanan yang pertama dieskpor bahkan sudah sampai dinominal 1,3 ton. Jika tidak ada pandemi Covid-19, maka produk perikanan khususnya kepiting yang ditangkap oleh para nelayan lokal ini semuanya bisa diekspor. Eksport non tambang yakni produk perikanan ini sebut Aryana tidak dikenakan bea keluar, sehingga sangat memudahkan eksportir untuk melakukan aktivitas pengiriman barang ke luar negeri.

“Eksport produk perikanan ini tidak dikenakan bea keluar. Makanya sangat simpel, mereka tidak perlu bayar apa-apa di bea cukai, termasuk pajak tidak ada. Mereka untung berlipat-lipat karena kita koordinasikan dengan pihak Garuda untuk memberikan special ratenya yang internasional,” jelas Aryana.

Special rate yang diberikan oleh Garuda juga sebutnya bahkan lebih murah dari harga penerbangan domestik. Ini sebutnya merupakan keuntungan yang terbesar untuk eksportir guna meningkatkan devisa. Dengan peningkatan ekonomi, harus didukung dengan adanya investasi dan ekspor serta mengatur impornya agar tidak sampai berlebihan. Proses pengiriman barang ke luar negeri sendiri sebutnya sangat mudah.

“Sangat simpel. Sejak awal kita sudah tahu profiling perusahaan, udah kita koordinasi dengan karantina. Jadi langsung. Kalau ada hambatan berarti dia hanya terlambat di pesawat,” imbuh Aryana.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *