oleh

BKPRD Selektif Terbitkan Rekomendasi Bagi Badan Usaha

TIMIKA – Sebelum mendapatkan izin dari instansi teknis, setiap badan usaha yang ingin melaksanakan kegiatan usaha termasuk membangun gedung tempat usaha harus terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dari Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD).

BKPRD yang diketuai Bupati dan Sekretarisnya Bappeda, sangat ketat dan selektif untuk mengeluarkan rekomendasi. Pasalnya pemberian rekomendasi harus berdasarkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Tahun 2020 ini setidaknya ada 300 badan usaha yang mengajukan permohonan ke BKPRD. Termasuk 24 yang dipanggil Jumat (18/12) kemarin untuk menjelaskan rencana pengembangan usaha. Pertemuan itu dipimpin langsung Kepala Bappeda Mimika, Ir Yohana Paliling, MSi. Ditemui usai pertemuan, Yohana Paliling mengatakan Undang Undang 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang sudah ada yang mengatur tentang pemanfaatan ruang.

“Karena setiap jenis usaha harus disesuaikan dengan tata ruang. Kita punya RTRW, itu kawasan apa. Perkantoran, pemukiman itu disesuaikan,” terangnya.

Sebelum mendapatkan izin badan usaha harus mengantongi rekomendasi BKPRD. Dan untuk mendapatkan itu harus membuat permohonan kemudian dipanggil untuk koordinasi. Tim bahkan turun langsung ke lapangan melihat lokasi tempat usaha apakah sudah sesuai dengan tata ruang yang sudah ditetapkan.

Semua jenis usaha baik mikro, kecil, menengah hingga skala besar yang membutuhkan ruang dikatakan Yohana harus mendapatkan rekomendasi. Sebab ini sangat penting dalam hal pemanfaatan ruang. Misalnya usaha bengkel karena berkaitan dengan limbah maka tidak boleh berada di kawasan pemukiman.

Dari 300 badan usaha yang sudah mengajukan permohonan kata Yohana, ada beberapa yang tidak diberi rekomendasi karena tidak sesuai dengan RTRW dan RDTR. Misalnya usaha galian C, dimana jenis usaha ini tidak boleh berada di wilayah pemukiman. Apalagi sedang ada pengembangan kawasan baik kota baru maupun pusat-pusat ekonomi baru.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *