oleh

Ibadah Tutup Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 GKI Ebenhaezer, Hidup Dalam Tuntunan Allah

TIMIKA – Dalam mengkahiri Tahun 2020 pada Kamis (31/12) malam, Gereja Kristen Injili di Tanah Papua menggelar ibadah yang dihadiri ratusan umat dengan menerapkan protokol kesehatan. Begitu pula dalam menyambut tahun baru Tahun 2021 pada Jumat (1/1).

Ibadah akhir tahun dipimpin oleh Pdt Merry Tanamal, STh yang juga Ketua Majelis Jemaat GKI Ebenhaezer. Sedangkan ibadah tahun baru dipimpin Pdt Otes Manam, STh. Ibadah menerapkan protokol kesehatan, dimana semua umat diwajibkan memakai masker, tempat duduk diatur untuk menjaga jarak dan disediakan fasilitas cuci tangan.

Pelaksanaan ibadah juga berjalan hikmat karena adanya dukungan pengamanan dari TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan serta organisasi kemasyarakatan maupun organisasi lintas agama serta anggota Pramuka.

Pdt Merry Tanamal, STh dalam khotbahnya, mengatakan Tahun 2020 sudah dilewati dengan berbagai dinamika kehidupan. Kemudian Tahun 2021 mulai dijalani dengan berjuta rahasia. Namun berdasarkan bacaan kitab Keluaran 13:20-22 dengan tema ‘Allah Menuntun Umat-Nya’, maka Pdt Merry meyakinkan umat agar tetap berpengharapan kepada Tuhan.

Tahun 2020 yang sudah dilewati kata Pdt Merry menyisakan banyak kenangan. Apalagi dunia dilanda pandemi Covid-19 yang mengganggu aktivitas termasuk pelayanan ibadah yang tidak bisa berjalan seperti biasanya. “Tapi Tuhan tetap menuntun kita sampai akhir tahun dan mulai memasuki tahun baru,” katanya.

Dari bacaan itu lanjut Pdt Merry, tuntutan Tuhan kepada bangsa Israel sebagai bangsa pilihan untuk kembali ke Tanah Kanaan sebagai tanah perjanjian juga akan tetap berlaku bagi umat yang percaya kepada-Nya. Tuhan akan selalu berjalan di depan sebagai tiang awan di waktu siang dan tiang api pada malam hari.

Untuk itu ia mengajak umat untuk selalu mencari dan dekat kepada Tuhan agar selalu dituntun dalam menjalani kehidupan. “Kalau umat Israel dituntun, kita pun juga akan dituntun oleh Tuhan. Tuhan tidak pernah membuat kita tergeletak. Janjinya akan digenapi,” tandasnya.

Tahun 2021 mulai dijalani tapi masih misteri. Pandemi Covid-19 belum diketahui kapan akan berakhir. Kapan ekonomi akan membaik. Namun Pdt Merry menegaskan bahwa Firman Tuhan memberi kepastian bagi semua umat bahwa dibalik tantangan dan masalah ada tangan Tuhan tetap menuntun sehingga masih diperkenankan.

Pdt Merry Tanamal, STh yang juga Ketua Majelis Jemaat GKI Ebenhaezer Timika dalam sambutannya menambahkan dalam menjalani Tahun 2020, GKI Ebenheazer mengalami banyak hal. Demikian halnya umat, ada yang ditinggalkan keluarga karena meninggal dunia. Gagal karena kehilangan pekerjaan. Masalah rumah tangga hingga menderita sakit.

Tapi ada juga hal baik, misalnya sukses karen promosi, mendapat pekerjaan, lulus dalam studi, punya rumah dan mobil baru, anak dibaptis dan sebagainya. Adapun dinamika itu, Pdt Merry megajak umat menjadikannya sebagai pengalaman hidup. Pada Tahun 2020, dilaporkan ada 7 kelahiran anggota jemaat dan 23 anggota jemaat meninggal dunia.

Dalam lingkup berjemaat meskipun pelayanan tidak maksimal karena pandemi Covid-19 tapi, beberapa agenda pelayanan juga tetap berjalan seperti ibadah secara live streaming pada hari minggu. Sidang jemaat, pelayanan sakramen baptisan dan perjamuan kudus. Ada juga pelayanan sidi. (sun/tns)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *