oleh

Lanjutkan Proyek Multiyears, Dishub Tidak Ada Kegiatan Fisik Tahun Ini

TIMIKA – Kondisi keuangan daerah sedang tidak stabil. Defisit yang melanda APBD Tahun 2020 belum terselesaikan. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika bahkan disebut belum mampu membayar tagihan dari pihak ketiga karena kas daerah yang mengalami kekosongan.

Melihat situasi itu Pemda Mimika akhirnya hanya menetapkan APBD sebesar Rp 3,6 triliun. Turun dari sebelumnya. Dampaknya, tidak banyak pekerjaan fisik yang bisa dijalankan. Dinas Perhubungan yang biasanya banyak menangani pekerjaan fisik pada tahun ini tidak memiliki program baru.

Kepala Dinas Perhubungan Mimika, Jania Basir Rantedanun yang ditemui di kantor Dinas Koperasi dan UKM, Kamis (7/1) kemarin mengatakan tahun ini tidak hanya pekerjaan fisik selain melanjutkan proyek multiyears salah satunya pembangunan terminal dan area parkir Bandara Mozes Kilangin. “Tahun ini tidak ada fisik, cuma yang lanjutkan multiyears kalau di Dishub. Kalau kegiatan baru tidak ada,” jelasnya.

Jania mengatakan proyek multiyears tetap berjalan karena memang sudah kontrak. Tapi pembayaran tetap mengikuti pagu anggaran yang tersedia dalam APBD. Seperti Tahun Anggaran 2020 dari total kontrak Rp 223 miliar yang baru dibayarkan 14 persen. “Tapi karena itu multiyears jadi tetap jalan,” tandasnya.

Dinas Perhubungan Mimika sedang menyelesaikan pembangunan terminal penumpang. Pembangunan ini sudah memasuki tahap keempat sejak dibangun mulai Tahun 2016 lalu. Tahap IV pembangunan terminal menerapkan kontrak multiyears dengan anggaran sebesar Rp 233.450.801.000 untuk tiga tahun anggaran, tahun 2020, 2021 dan 2022.

Berbeda dengan yang dibangun Kemenhub, terminal yang didanai APBD Kabupaten Mimika memang agak terlambat pembangunannya. Jania mengungkapkan ada beberapa perubahan konstruksi yang harus dilakukan sesuai saran Kemenhub.  Seperti pemindahan lokasi tangga, konveyor bagasi  dan perkuatan rangka atap. Ini sudah dilakukan dan pembangunan sedang berjalan.

Pemda Mimika mulai mengalokasikan anggaran pembangunan terminal pada Tahun 2016 lalu sebesar Rp 18.367.600.000. Kemudian tahap kedua pada Tahun 2017 dengan anggaran Rp 83.382.205.000. Tahap ketiga pada Tahun 2018 dengan anggaran sebesar Rp 25,5 miliar.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *