oleh

KKB Pembakar Pesawat MAF Pimpinan Undius Koyoga

TIMIKA – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw menegaskan, bahwa hasil penyelidikan terkait kasus pembakaran pesawat MAF-PK MAX yang dipiloti Warga Negara Asing (WNA) Alex Luferchek, yang dibakar di Bandara Kampung Pagamba, Distrik Biandoga, Kabupaten Intan Jaya pada Rabu (6/1) lalu, diketahui pelakunya merupakan anggota Kelompok Kriminal Besenjata (KKB) wilayah Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya.

“Mereka itu kelompok Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya,” singkat Kapolda yang ditemui wartawan, Sabtu (9/1) lalu di Hotel dan Resto Cenderawasih 66 di Jalan Cenderawasih.

Menurut Kapolda bahwa selain telah berhasil mengungkap siapa pelaku pembakaran pesawat, pihaknya juga telah mengetahui siapa saja dua orang penumpang yang ikut dalam penerbangan pesawat MAF-PK MAX dari Nabire ke lokasi kejadian dan pada akhirnya pesawat itu dibakar.

“Saya pribadi sangat sesalkan ini, karena awalnya kami pikir pesawat ini dicarter, tapi ternyata tidak. Dan hasil pemeriksaan itu diketahui bahwa pesawat itu layani secara reguler, pelayanan pesawat ini membantu para pendeta, hamba Tuhan yang akan melayani dari satu kampung ke kampung yang lain. Sehingga ada dua orang yang ikut saat itu, untuk melayani di kampung itu,” jelasnya.

Lanjut Kapolda bahwa pesawat itu merupakan satu-satunya sarana transportasi yang sering digunakan para hamba Tuhan, untuk melayani di kampung-kampung di wilayah pegunungan yang aksesnya sulit dijangkau oleh pesawat perintis.

“Kalau sampai ada manusia yang jahat seperti itu, saya pikir itu kategori mereka itu sudah iblis. Karena kejadian itu, para hamba Tuhan yang ada di sekitar bandara itu sudah menyatakan dan mengingkatkan bahwa pesawat yang sering mereka (Hamba Tuhan) gunakan untuk pelayanan, tapi tetap saja mereka (KKB) lakukan (bakar). Artinya perbuatan mereka itu tidak wajar,” kata Irjen Waterpauw.

Oleh sebab itu, orang nomor satu di lingkup Polda Papua itu dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengerajan terhadap KKB yang melakukan aksi pembakaran pesawat MAF-PK MX di Kabupaten Intan Jaya itu.

“Kami akan cari, dan rencana kami akan susun kekuatan untuk cari para pelaku ini. Yang jelas identitas para pelaku sudah kami tahu,” tegas Irjen Waterpauw. (tns)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *