oleh

PHRI Minta Jika Vaksin Diberlakukan, Semua Pihak Tetap Taat 3M

TIMIKA – Ketua Perhimpunan Hotel dan Resto Indonesia Kabupaten Mimika, Bram Raweyai angkat bicara soal pandemi Covid-19, pada Sabtu (9/1), khususnya dampaknya bagi perhotelan dan rumah makan. Ia memastikan, pandemi yang menjangkit secara global menurunkan pendapatan para pengusaha hotel dan rumah makan.

Khusus untuk Hotel dan Resto Cendrawasih 66, ia mengatakan pihaknya mengadakan dua shift dengan anjuran kerja seminggu dan seminggu kemudian istirahat. Ia memastikan tidak ada PHK yang dilakukan pihaknya kepada karyawan dan hanya memberlakukan dua shift tersebut.

“Karena memang ini (pandemi terjadi) kita tidak bisa salahkan siapa-siapa ya. Tapi ini memang global dan kita harus mensyukuri ini dan bagaimana supaya kita melihat ke depan,” ujarnya.

Sebelum pandemi, ia menyebut pihaknya bisa mendapat rata-rata pendapatan hingga 70 persen. Namun seiring pandemi, baik hotel maupun resto disebutnya, mendapat keuntungan di bawah angka 35 persen.

Ia berharap, dengan adanya kemungkinan vaksin untuk menangkal Covid-19, akan ada perubahan.

“Mudah-mudahan kalau vaksin keluar dan kita sudah divaksin dengan sendirinya ekonomi akan berjalan kembali,” harapnya.

Tetapi meskipun ke depannya vaksin disuntikkan, ia berharap masyarakat tetap menjaga 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. (dcx)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *