oleh

Retribusi Tahun 2020 Mencapai Rp 18 Miliar

TIMIKA – Pencapaian pemungutan retribusi di Kabupaten Mimika pada Tahun 2020 melampaui target. Dari target pencapaian retribusi sebesar Rp 16,7 miliar, terealisasi Rp 18,5 miliar. Pemungutan retribusi sendiri dilakukan langsung oleh dinas-dinas teknis.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Drs Dwi Cholifah, MSi saat ditemui Radar Timika, Jumat (8/1) di ruang kerjanya menyebutkan di tahun 2020 pencapaian retribusi melampaui target.

Disebutkannya jenis-jenis retribusi yang dilakukan oleh dinas teknis seperti retribusi jasa umum (pelayanan kesehatan) tercapai Rp 2 miliar atau melampaui 101 persen, retribusi sampah, retribusi pengujian kendaraan bermotor, retribusi tempat parkir khusus perikanan, retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Rp 1,6 miliar, retribusi ijin trayek 53 persen, ijin usaha perikanan 35 persen, retribusi ijin ketenagakerjaan, retribusi ijin mempekerjakan tenaga kerja asing Rp 3,8 milyar dan rekomendasi lain-lain Rp 3,6 miliar.

“Retribusi melampaui target sampai 31 Desember itu diperhitungan kita, 18,5 miliar,” ujarnya.

Namun nominal Rp 18,5 miliar ini sebutnya belum fix sebab masih harus direkonsiliasi lagi antara dinas teknis dengan Bapenda dan antara Bapenda dengan pihak BPKAD. Menurutnya, nominal tersebut bisa saja bertambah lagi.

Retribusi sendiri dilaksanakan oleh 10 OPD di lingkup Pemda Kabupaten Mimika yang terus berupaya agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa ada.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *