oleh

Dua Warga Dipanah di Jalan Cenderawasih

TIMIKA- Dua warga yang diketahui bernama Ferinus O (25), dan Slamet M (33), dilaporkan dipanah oleh pelaku yang diketahui berinisial PW (55). Di mana kejadian itu terjadi pada Rabu (13/1) sekitar pukul 19. 30 WIT di Jalan Cenderawasih, tepatnya di depan Benglap Timika.

Data yang dihimpun Radar Timika, menyebutkan bahwa untuk korban Ferianus O mengalami luka pada bagian dada sebelah kanan. Sementara korban Slamet M mengalami luka pada bagian leher sebelah kanan, sehingga kedua korban harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Caritas.

Kasus tersebut bermula, ketika para korban saat itu melintasi lokasi kejadian dengan menggunakan sepeda motor dari arah Kota Timika menuju ke SP 3, kemudian tiba-tiba kedua korban dipanah sehingga harus mendapatkan perawatan medis.

Setelah mendapatkan laporan terkait adanya kasus penganiayaan itu, aparat kepolisian langsung merespon, dan berhasil mengamankan pelaku PW bersama barang bukti berupa 2 buah mata anak panah, 1 buah busur panah, dan 1 buah kapak.

Sementara itu Wakapolres Mimika, Kompol I Nyoman Punia, SSos yang ditemui wartawan kemarin di Terminal Gorong-Gorong, membenarkan adanya tindak pidana penganiayaan tersebut.

Dan menurut Wakapolres bahwa pelaku PW saat telah diamankan pihak kepolisian, dan kini sedang menjalani pemeriksaan guna memastikan, apa motif yang mengakibatkan pelaku melakukan aksi penganiayaan terhadap kedua korban.

“Dua korban, namun belum sampai 1 x 24 jam pelaku sudah kita amankan. Nanti kita tetap proses sesuai hukum yang berlaku,”ujarnya.

Lebih lanjut kata Kompol Punia, bahwa untuk motif penyebab terjadinya tindak penganiayaan itu masih didalami oleh penyidik Polres Mimika.

“Sementara motifnya masih kita dalami. Informasinya pelaku ada gangguan jiwa, tapi tidak kita percaya begitu saja tapi perlu juga nanti kita cek lagi kejiwaannya ke dokter ahli. Yang jelas pelakunya satu orang sudah kita amankan, kalau untuk korbannya dua orang,”paparnya. (tns)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *