oleh

Hanya 20 Persen Tenaga Kesehatan di Mimika yang Memenuhi Syarat Vaksinasi

TIMIKA – Target vaksinasi terhadap lebih dari 2 ribu tenaga kesehatan di Mimika sepertinya tidak akan tercapai. Pasalnya dari beberapa hari pelaksanaan vaksinasi, hanya 20 persen yang bisa divaksin. Capaian ini akan menjadi bahan evaluasi khusus bagi Dinas Kesehatan Mimika.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra yang ditemui di kantornya, Rabu (27/1) kemarin mengatakan, sudah ada 25 fasilitas kesehatan yang melakukan vaksinasi. RSUD Mimika sendiri baru dijadwalkan mulai hari ini, Kamis (28/1).

Dari 25 faskes yang sudah melakukan vaksinasi diungkapkan Reynold, hanya 20 persen nakes yang bisa divaksin. Penyebabnya sebagian besar memiliki komorbid atau penyakit penyerta termasuk hipertensi.

“Ada satu surat yang kami sampaikan kepada seluruh tenaga kesehatan untuk menjaga kesehatan tetap melakukan pola hidup sehat, istrahat yang cukup terus berolahraga, mengatur pola makan supaya tidak hipertensi. Karena kalau kita lihat hanya rata-rata 20 persen yang bisa divaksin sebagian besar tidak,” ungkapnya.

Sesuai jadwal yang sudah disusun, vaksinasi untuk 2 ribu lebih nakes bisa tuntas pada 11 Februari 2021 mendatang. Tapi karena rendahnya cakupan dan masih banyak yang tertunda maka dikhawatirkan bisa menganggu jadwal vaksinasi untuk tahap berikutnya.

Dinkes sudah meminta setiap faskes untuk meningkatkan skrining supaya dalam sehari bisa mencakup 60 orang yang dibagi dalam tiga sesi. Supaya vaksinasi untuk nakes bisa secepatnya tuntas dan bisa dilanjutkan dengan kelompok pelayan publik. “Karena kalau populasi kecil sudah tertunda akhirnya semua nanti akan tertunda,” tandasnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *