oleh

Persiapan PON Sisa 15 Persen

TIMIKA – Tertundanya penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di satu sisi memberi keuntungan bagi Mimika selaku tuan rumah. Khususnya dalam melakukan persiapan. Kalau saja PON benar-benar dilaksanakan Oktober 2020 lalu maka dipastikan Mimika belum sepenuhnya siap.

Untungnya pelaksanaan PON diundur Oktober 2021 mendatang, sehingga masih ada waktu bagi tuan rumah melakukan persiapan. Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH saat peresmian kantor PB PON Sub Mimika pada Jumat (29/1) lalu menyatakan persiapan sudah mencapai 85 persen. Sisa 15 persen lagi yang harus dituntaskan dalam enam bulan kedepan.

Dengan jadwal baru ini Bupati Omaleng mengatakan Mimika pasti siap. Venue yang sedang dikerjakan sudah dalam tahap finishing. “Kalau secara keseluruhan saya katakan bahwa 85 persen, sisa 15 persen dan kami siap untuk menyelenggaraan PON XX Tahun 2021,” tandasnya.

Venue yang sudah siap 100 persen adalah Mimika Sport Complex yang menjadi tempat pertandingan cabang olahraga atletik dan bola basket. Kemudian gor futsal untuk cabang olahraga futsal dan bola tangan juga sudah tuntas.

Venue yang masih dalam proses yaitu gedung biliar namun tinggal finishing karena progress fisiknya sudah 90 persen. Tinggal landscape. Panjat tebing sudah 75 persen. Kemudian aero modeling di SP 5, gedungnya sudah selesai tinggal perluasan area. Venue terjun payung di halaman Kantor Pusat Pemerintahan juga sudah ditimbun dan tinggal ditata. Sementara cabang olahraga terbang layang akan bertanding di Bandara Mozes Kilangin.

Pemda Mimika lanjut Bupati Omaleng tentunya mengalokasikan anggaran dalam APBD Tahun 2021 untuk pelaksanaan PON XX. Tahun 2020 lalu juga sudah dialokasikan tapi karena Covid-19 maka dana itu direalokasi. Anggaran itu untuk mendukung kebutuhan akomodasi, transportasi dan konsumsi serta program PON lainnya.

Tidak hanya mengandalkan dana APBD kabupaten, Pemda melalui panitia juga akan bergerak untuk mendapatkan alokasi dari pemerintah pusat dan provinsi sebab PON merupakan agenda nasional hanya saja provinsi dan kabupaten ditunjuk sebagai tuan rumah. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *