oleh

Sempat Tertunda, Ketua MUI Akhirnya Terima Vaksin Covid-19

TIMIKA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika, Ust H Muhammad Amin Ar, SAg masuk dalam daftar penerima vaksin perdana pada pencanangan vaksinasi Covid-19 pada Jumat (22/1) lalu. Tapi, Ustadz Amin saat itu dinyatakan ditunda karena hasil skrining kesehatan belum layak.

Dengan antusias yang sangat tinggi, Ustad Amin menjaga kesehatan sehingga kembali melakukan skrining. Hasilnya dinyatakan layak dan berhasil divaksin pada Sabtu (30/1) lalu di salah satu fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra kepada wartawan mengapresiasi antusiasme Ketua MUI Mimika untuk mengikuti vaksinasi. Pada vaksinasi perdana Ustad Amin tertunda karena kondisi kesehatan yang berdampak pada tensi yang agak tinggi. Tapi sepekan kemudian sudah bisa melakukan vaksinasi.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Mimika, dr Leonard Pardede, SpOG sebelumnya menyatakan, Skrining atau pemeriksaan kesehatan memang harus dilakukan sebelum vaksin. Ia menyarankan warga yang berpenyakit kronis untuk konsultasi ke dokter ahli. Soal tensi yang tidak stabil, menurutnya bisa diatasi dan bukan kriteria yang eksklusif atau penentu utama layak tidaknya mendapatkan vaksin.

Mengenai kejadian ikutan pasca vaksin seperti sakit di area lengan dikatakan dr Leo itu hal wajar. Namanya juga disuntik pakai jarum pasti sakit. Kalau pusing atau demam cukup minum paracetamol. Ia meminta masyarakat tidak usah berpikir yang aneh-aneh bahwa vaksin menyebabkan penyakit tapi justru melindungi orang-orang yang tidak bisa divaksin agar tidak tertular Covid-19. “Jadi teman-teman atau masyarakat yang bisa divaksin, vaksinlah. Gratis dari pemerintah,” ujarnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *