oleh

Dinas PU Puncak Bangun Jalan 80 Kilometer Sampai Timika

TIMIKA – Kabupaten Puncak merupakan salah satu kabupaten di wilayah pegunungan Papua yang hanya bisa diakses menggunakan transportasi udara. Untuk memudahkan akses dan membuka isolasi daerah, Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Dinas Pekerjaan Umum Puncak membangun jalan penghubung antar kabupaten.

Kepala Dinas PU Puncak, Raim Uamang kepada wartawan di Hotel Grand Mozza pada Kamis (4/2) lalu mengatakan salah satu jalan yang sedang dibangun adalah jalan dari Ilaga tembus sampai ke Timika melalui  Carstenz  dan Aroanop. Panjang jalan tersebut menurut Raim mencapai 80 kilometer. “Ini sedang dibangun,” katanya.

Pembangunan jalan Ilaga – Timika itu menurut Raim menggunakan APBD Kabupaten Puncak dan merupakan salah satu program prioritas dalam rangka membuka akses dengan harapan kedepan Puncak tidak hanya bergantung pada pesawat tapi bisa diakses lewat jalur darat.

Selain itu lanjutnya, Ilaga yang masuk dalam jalur pembangunan Jalan Trans Papua juga sudah terhubung dengan kabupaten lainnya yakni Puncak Jaya sampai Wamena. Sehingga akses dari Ilaga sebagai ibukota kabupaten sudah terhubung sampai ke Wamena melalui Sinak.

Jalan penghubung antar distrik juga sedang dibangun. Seperti jalan dari Ilaga ke Beoga yang sudah terhubung dan tinggal ditingkatkan. Panjang jalan dari Ilaga sampai ke Beoga diperkirakan mencapai 50 kilometer.

Pemda Puncak lanjut Raim terus berupaya mengusulkan ke pemerintah pusat agar bisa mendapat topangan anggaran untuk membangun konektivitas antar distrik dan kabupaten sehingga Kabupaten Puncak bisa lebih mudah diakses.

APBD Puncak mencapai Rp 1,4 triliun. Namun alokasi untuk infrastruktur dikurangi karena fokus pada penanganan Covid-19. Tahun ini juga Pemda Puncak tidak mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk infrastruktur. “Jadi kami sekarang Tahun 2021 tidak terima DAK, Otsus,” terangnya.(sun)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *