oleh

Enam Pejabat Berebut Kursi Sekda Mimika

TIMIKA – Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di tingkat kabupaten, jenjang karir tertinggi adalah jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah (Sekda). Tidak heran, semua PNS tentu ingin menduduki jabatan tersebut.

Inilah yang sedang dilakukan oleh enam pejabat eselon II lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dengan mengikuti seleksi terbuka. Beruntung, seleksi hanya diperuntukkan bagi pejabat atau PNS lingkup Pemda Mimika dan tertutup bagi PNS dari luar Mimika. Bahkan PNS dalam wilayah Provinsi Papua juga tidak diberi peluang.

Seleksi sedang berjalan. Enam pejabat yakni Jeni Usmany, Michael Rooney Gomar, Syahrial, Limi Mokodompit, Willem Naa dan Petrus Yumte pada Sabtu (6/2) lalu mengikuti psikotes yang diuji langsung oleh tim asesor dari akademisi yakni Universitas Cenderawasih.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Hermalina Imbiri mengatakan sejak pendaftaran dibuka, memang hanya enam orang yang mendaftar. Semuanya pun dinyatakan memenuhi syarat secara administrasi, sehingga layak lanjut ke tahap selanjutnya.

Setelah psikotes, peserta seleksi Sekda definitif masih harus melalui beberapa tahapan salah satunya tes penulisan makalah dan tahap terakhir adalah wawancara. Hermalina mengatakan, sistem gugur berlaku pada setiap tahapan berdasarkan hasil penilaian.

Seluruh proses seleksi ini difasilitasi oleh Panitia Seleksi yang diketuai langsung oleh Plt Sekda Provinsi Papua, Dorren Wakerkwa. Hermalina mengatakan pansel hanya bertugas memfasilitasi dan hasilnya diserahkan kepada Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Proses seleksi merujuk pada Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Adapun teknis atau syarat jabatan pimpinan tinggi, lebih rinci dijelaskan dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 khususnya pada Parafgraf 2 Pasal 107 poin C untuk JPT pratama.

Adapun syarat jabatan tinggi pratama yakni pertama memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV. Kedua, memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural sesuai standar kompetensi jabatan yang ditetapkan. Ketiga, memiliki pengalaman Jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan Jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 (lima) tahun.

Selanjutnya syarat keempat, sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 (dua) tahun. Kelima, memiliki rekam jejak Jabatan, integritas, dan moralitas yang baik. Keenam, usia paling tinggi 56 (lima puluh enam) tahun dan terakhir ketujuh, sehat jasmani dan rohani.

Jika melihat tujuh syarat tersebut maka enam pejabat secara administrative dinyatakan layak. Sebab dari sisi pendidikan, semuanya sudah sampai pada jenjang S2, bahkan salah seorang diantaranya sudah mendapat gelar Doktor. Begitu juga syarat ketiga sampai keempat karena semuanya sudah dan sedang menjabat sebagai pejabat eselon II di lingkup Pemda Mimika. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *