oleh

KKJB Salurkan 350 Paket Sembako ke Korban Banjir di Banjarmasin

TIMIKA – Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB) Kabupaten Mimika menyalurkan total 350 paket sembako untuk masyarakat terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Melalui rilis yang diterima Radar Timika, Minggu (7/2) kemarin, dijelaskan bantuan disalurkan langsung ke masyarakat disaksikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kepala Bidang Sosial Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, pada Kamis (4/2) lalu.

Ketua Panitia Penggalangan Dana, Teguh Sukma SH melalui rilis menuliskan, penyaluran sembako dilakukan di empat titik banjir, yakni di Desa Puntik, Kabupaten Barito Kuala, Desa Alat, Desa Batu Tunggal, dan Desa Hantakan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel. Paket sembako tersebut berupa beras, gula, kopi, susu, teh, minyak goreng, ikan sarden, obat-obatan, sabun mandi, dan deterjen, serta mie instan.

“Bantuan warga Mimika telah kami salurkan ke korban banjir Kalimantan Selatan. Para penerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak warga Mimika yang sudah memberikan bantuan ini. Kami sendiri menyampaikan terimakasih karena telah ada sejumlah pihak yang memberikan informasi dan membantu untuk mendistribusikan barang bagi korban banjir,” sebutnya.

Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, Kalsel, Berry Nahdian Furqon SP MS menyampaikan apresiasinya kepada KKJB Kabupaten Mimika dan warga Mimika pada umumnya. Pemberian bantuan, kata mantan Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) adalah sebuah kebanggaan.

“KKJB telah menunjukkan kepedulian, persatuan dan keeratan diantara kita. Walaupun berbeda daerah, suku, dan mungkin berbeda agama tetapi kita satu dalam persaudaraan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Kabidsos Hulu Sungai Tengah, Wahyuni mengharapkan, bantuan KKJB dari warga Mimika dapat meringankan beban korban bencana banjir. “Saya merasa haru dan bangga dengan apa yang dilakukan KKJB. Ini bukti kepedulian terhadap sesama anak bangsa. Semoga teman-teman KKJB selalu diberikan kekuatan dan kesehatan sehingga dapat kembali ke Papua dengan selamat,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *