oleh

Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing untuk Cegah Stunting

TIMIKA – Dalam menekan masalah kesehatan salah satunya stunting atau anak kerdil yang menjadi prioritas penanganan di Mimika, Dinas Kesehatan menjalankan program terintegrasi yakni pemberian vitamin A, obat cacing dan penimbangan bagi anak.

Tiga program ini dijalankan bersamaan pada Bulan Februari ini dengan melibatkan Puskesmas bersama Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang jumlahnya lebih dari 100 di semua distrik. Salah satunya di Posyandu Pniel yang digelar Rabu (10/2) kemarin.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Mimika, Lenni Silas yang ditemui disela-sela kegiatan mengatakan pemberian vitamin A, obat cacing dan penimbangan merupakan agenda rutin tahunan. Pemberian Vitamin A dilakukan setiap Bulan Februari dan Agustus. Warga pun sudah mengetahui jadwal ini dan dengan sendirinya membawa anaknya ke Posyandu.

Upaya kesehatan ini dikatakan Lenni sebenarnya salah satu intervensi yang dilakukan untuk mencegah stunting. Intervensi diawali dengan penimbangan di Posyandu dan intervensi lain yang diterima oleh balita. “Ini semua terintegrasi,” ujarnya.

Bahkan di Posyandu pun lanjut Lenni, juga dilakukan pemeriksaan bagi ibu hamil. Ini juga salah satu intervensi stunting yang dimulai dari remaja putri dan juga ibu yang mempersiapkan kehamilan sampai melahirkan. Setelah bayi lahir dan mulai menjalani masa pertumbuhan maka tumbuh kembangnya harus diperhatikan. “Diharapkan bahwa dengan adanya kegiatan di Posyandu ini dapat meningkatkan kesehatan balita yang semakin optimal sehingga kasus stunting semakin ditekan,” terangnya.

Lenni mengatakan dengan pemberian vitamin A maka bisa membantu daya tumbuh kembang anak. Begitu pula dengan obat cacing karena cacingan bisa menyebabkan kesakitan pada anak seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan mengganggu saluran pencernaan yang bisa menghambat tumbuh kembang anak.

Di wilayah Distrik Mimika Baru, sebanyak 8.735 balita menjadi target pemberian vitamin A. Yang diharapkan cakupannya bisa mencapai 85 persen.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Timika, dr Moses Untung melalui Penanggung Jawab Upaya Kesehatan Masyarakat Puskesmas Timika Gusti Ngofangare, SKm usai kegiatan menerangkan pencanangan bulan vitamin A dan pemberian obat cacing kepada Balita merupakan kegiatan terintegrasi di Posyandu.

Kegiatan itu, jelas Gusti untuk meningkatkan cakupan vitamin A dan menurunkan angka prevalensi kecacingan pada anak usia pra sekolah di Posyandu. “Strategi pemberian obat cacing kepada anak, dilakukan secara terintegrasi dengan program pemberian vitamin A pada anak usia balita di Posyandu,” katanya.

“Yang mendapatkan vitamin A kapsul biru, 18 balita dan vitamin A kapsul merah, 54. Kalau obat cacing yang diberikan tadi jumlahnya 65,” sebutnya.

Khusus vitamin A, penerimanya bisa mendapatkan manfaat baik untuk kesehatan mata serta mengurangi resiko kelainan pada mata dan mencegah kerusakan mata atau kebutaan. “Dapat pula meningkatkan ketahanan tubuh, terhadap penyakit serta infeksi seperti campak, diare dan ISPA. Penting pula untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak,” ungkapnya.

Sedangkan manfaat obat cacing, katanya, untuk mengurangi kecacingan pada anak.

Harapannya, para stakeholder, tokoh masyarakat, tokoh agama yang berada di wilayah kerja puskesmas timika dapat terlibat dan mendukung secara masif program terintegrasi pemberian vitamin A dan obat cacing sehingga cakupan pemberian vitamin A dan obat cacing dapat meningkat.(sun/dcx)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *