oleh

Dinkes Terus Gencar Beri Vitamin A untuk Bayi Lewat Posyandu

TIMIKA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus gencar memberikan vitamin A bagi anak sebagai salah satu intervensi pencegahan stunting. Dinkes melibatkan Puskesmas dan Posyandu agar bisa menjangkau anak-anak di setiap wilayah, salah satunya Kelurahan Perintis yang dilayani oleh Puskesmas Pasar Sentral.

Pencangan pemberian vitamin A bagi anak di Kelurahan Perintis digelar Kamis (11/2) lalu oleh Lurah Perintis, Yusran Hatala bersama tim Dinkes Mimika, Kepala Puskesmas Pasar Sentral, Pina Lambi. Antusias warga membawa anaknya ke Posyandu sangat tinggi tapi pihak Puskesmas secara ketat menegaskan protokol kesehatan.

Lurah Perintis, Yusran Hatala mengatakan pemerintah tingkat kelurahan sangat mendukung program dari Dinkes Mimika salah satunya pemberian vitamin A. Pihaknya pun terus berupaya membantu lewat Posyandu, meskipun diakuinya sekarang ini masih numpang di rumah warga.

Kelurahan Perintis sedang berupaya membangun gedung kantor tahun ini sekaligus dengan Poskesdes yang bisa dimanfaatkan untuk pelaksanaan Posyandu. Termasuk juga menyediakan bilik khusus bagi ibu hamil.

Salah satu bentuk dukungan kelurahan terhadap Posyandu yakni disediakannya uang transportasi untuk menunjang operasional para kader. Namun sekarang ini dari dua Posyandu yang dibentuk di Kelurahan Perintis hanya satu yang aktif karena situasi pandemi Covid-19.

Kepala Puskesmas Pasar Sentral, Pina Lambi menambahkan di wilayah Kelurahan Perintis ada 255 balita yang menjadi target pemberian vitamin A. Puskesmas terus gencar melakukan penyuluhan yang dilakukan langsung oleh tim promosi kesehatan dengan berkeliling mengajak warga ke Posyandu dan Puskesmas.

Di wilayah pelayanan Puskesmas Pasar Sentral ada 19 Posyandu yang dilibatkan. Tapi ada yang belum aktif sehingga setiap tanggal 18 pada bulan berjalan Posyandu dibuka di Puskesmas Pasar Sentral. Dengan harapan semua warga tetap bisa terlayani.

Pina mengatakan kerjasama dan dukungan dari pemerintah di tingkat kelurahan dan kampung untuk pelayanan kesehatan sangat baik dengan memfasilitasi tempat. Terutama untuk pelaksanaan Posyandu sangat didukung. “Apa yang dibutuhkan Posyandu sangat didukung oleh kelurahan dan kampung. Seperti di Posyandu ini masih kekurangan bilik untuk ibu hamil. Jadi kami minta dibuat bilik khusus daripada harus ke Puskesmas. Harusnya ibu hamil ke Posyandu dari pada harus ke Puskesmas,” terangnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *