oleh

Sesosok Bayi Perempuan Ditemukan di Dalam Kardus

TIMIKA – Sesoyok bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan pada Jumat (12/2) sekitar Pukul 23.00 WIT di Jalan C Heatubun,tepatnya  di area sekitar depan Balai Latihan Kerja (BLK).

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, SH SIK yang dikonfirmasi Radar Timika, Sabtu (13/2) lalu mengatakan, bayi tersebut ditemukan di dalam kardus.

Menurut Kasat, petugas piket Satreskrim Polres Mimika yang mendapatkan informasi dari salah satu anggota kepolisian melalui Handy Talky (HT), langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan kemudian mengevakuasi bayi tersebut ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) guna mendapatkan penanganan medis.

Selain menemukan bayi peremuan, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu buah karton, satu lembar selimut berlogo Garuda. Kemudian satu lembar baju kaos berwarna hitam, dan satu buah botol dot berisikan 150 gram susu.

“Menurut keterangan dokter, bayi tersebut diperkirakan lahir kurang dari 24 jam,” sambung Kasat Reskrim.

Kasat menyebut, aparat kepolisian tidak membutuhkan waktu lama untuk mengamankan dua orang yang diduga merupakan pelaku pembuangan bayi perempuan itu.

“Terduga pelaku sudah kita amankan, dan masih dilakukan pemeriksaan. Mereka masing-masing berinisial KN yang pria, sementara wanitanya berinisial CA. Mereka masih pacaran,” ungkap AKP Hermanto.

Dari hasil pemeriksaan sementara kedua pelaku, kata Kasat, dari pengakuan sementara mereka takut ketahuan orang tua mereka.

“Motifnya takut ketahuan orang tua. Dan dari kesepakatan keluarga kedua belah pihak, bayi itu di rawat oleh pihak keluarga perempuan, sementara pihak keluarga laki-laki juga membantu biaya perawatan bayi,” jelasnya.

Kasat juga menambahkan, saat itu pelaku pria yakni KN sudah diamankan di ruang tahanan Polres Mimika guna keperluan penyidikan, sementara untuk pelaku perempuan yakni CA masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

“Masih kita amankan, kalau untuk perempuannya dirawat di rumah sakit karena kondisinya belum stabil,” pungkasnya. (tns)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *