oleh

Pemerintah Perlu Punya Strategi Terapkan Portal Otomatis di Pasar Sentral

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui dinas terkait dapat menghadirkan strategi dan solusi agar kedepan program portal otomatis di Pasar Sentral bisa kembali berjalan, namun juga mengakomodir kepentingan para pedagang di pasar tersebut.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mimika, Julian Salossa, Senin (15/2). Dikatakan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) perlu membuat kebijakan khusus bagi para pedagang mama-mama Papua terkait dengan diberlakukannya portal otomatis masuk dan keluar Pasar Sentral.

Lanjutnya, bila melihat adanya aksi protes yang dilakukan sejumlah pedagang Orang Asli Papua yang memalang portal di pasar pada Jumat pekan lalu, dikarenakan mereka merasa pembeli banyak berkurang. Selain itu, biaya ojek juga naik karena kalau harus mengantar sampai ke dalam pasar diharuskan membayar biaya retribusi di portal. Belum lagi menyita waktu apabila terjadi penumpukan antrian saat membayar retribusi di pintu keluar portal otomatis.

“Keuntungan jualan Mama-mama itu nilainya tidak seberapa. Dan sekarang harus terbebani pungutan retribusi sehingga keuntungan lebih menipis, maka saya harapkan pemerintah dalam hal ini dinas teknis bisa mencarikan solusi yang bijak untuk para pedagang,” jelasnya.

Salossa yang juga Anggota Komisi C DPRD ini mengatakan ia sangat mendukung program Disperindag yang bisa menghasilkan PAD Mimika. Namun, menurutnya perlu dilakukan evaluasi agar ada solusi yang menghasilkan keberpihakan bagi pedagang Orang Asli Papua maupun pedagang nusantara lainnya di pasar tersebut.

Selain mengenai permasalahan penyelesaian portal otomatis, pemerintah bisa juga memperkuat pasar-pasar tradisional yang telah dibangun sebelumnya seperti di Kwamki Narama, Pasar Gorong-gorong dan di SP 1.

Kebijakan pemerintah dinilainya perlu selalu dievaluasi agar dapat menghadirkan program yang menjangkau lebih banyak kepentingan warga, terutama bagi Orang Asli Papua dan juga warga nusantara lainnya di daerah ini.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *