oleh

Si Pacar Tiduri Anak Gadisnya, Orang Tua Lapor Polisi

TIMIKA – Kasus persetubuhan yang melibatkan anak di bawah umur kembali terjadi di Mimika. Kali ini, seorang anak perempuan berusai 16 tahun sebut saja Mawar, mengaku telah berhubungan badan dengan sang kekasih yang berinisial WN (18 tahun).

Tak terima anak gadisnya sudah ditiduri WN, orang tua si gadis pun melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, Selasa kemarin membeberkan bahwa yang menjadi korban yakni remaja berusai 16 tahun. Ia menjelaskan bahwa kasus persetubuhan itu dilakukan oleh pelaku berinisial WN (18), yang diketahui merupakan pacar dari korban Mawar.

Kasus persetubuhan itu terjadi pada hari Minggu (14/2) dini hari di Jalan Busiri. Kejadian bermula saat korban minta izin dari orang tuanya untuk pergi ke rumah salah satu temannya. “Namun setelah dicek oleh orang tuanya ke rumah temannya itu, ternyata korban tidak ada rumah temannya itu. Dan dari keterangan temannya kepada orang tua korban, bahwa korban ada di rumah kost teman laki-lakinya. Kemudian ketika orang tuanya mencari korban dan menemukan korban saat itu berada di kos laki-laki atau pelaku itu,” jelas Kasat Reskrim.

Setelah menemukan anaknya, orag tua si gadis sempat menanyakan kepada anaknya terkait apa saja yang sudah dilakukan pelaku terhadapnya.

“Orang tua korban tanyakan kepada korban, apa saja yang sudah dilakukan oleh korban dan pelaku. Korban pun mengaku bahwa dia dirayu oleh pelaku untuk berhubungan badan,” ucapnya.

Kasat Reskrim menyebut, saat itu WN merayu korban untuk melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri dengan menggunakan kata-kata rayuan. “Mereka pacaran dari Bulan Maret 2020, dan modusnya merayu korban dengan kata-kata siap bertanggung jawab jika nanti korban hamil. Jadi pelaku mengatakan saya sayang sekali sama kamu, saya juga tidak akan pernah tinggalkan kamu. Awalnya korban menolak, tapi pelaku katakan lagi, saya akan tanggung jawab. Makanya pelaku dan korban melakukannya (Hubungan badan, Red) satu kali,” urai AKP Hermanto.

Setelah mengetahui anaknya telah menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oleh pelaku WN, orang tua korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Mimika pada Senin (15/2) lalu.

“Pelaku sudah diamankan dan sementara dilakukan pemeriksaan oleh unit PPA,” sambung Kasat Reskrim.

Dalam kesempatan itu juga AKP Hermanto mengimbau kepada para orang tua, agar bisa lebih memperhatikan pergaulan anaknya masing-masing dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya kasus persetubuhan yang korbannya merupakan anak di bawah umur.

“Intinya peran orang tua sangat penting, awasi pergaulan anak-anak supaya jangan sampai ikut terlibat dalam pergaulan yang bisa merusak masa depan mereka serta nama baik dari keluarga,” pungkasnya. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *