oleh

Pemberian Dana Parpol 2021 Tunggu DPA

TIMIKA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Mimika memastikan pemberian dana bagi Partai Politik di Tahun 2021 tetap ada. Namun, pemberian dana Parpol ini masih menunggu penyerahan DPA Tahun Anggaran 2021 oleh pimpinan daerah.

Kepala Bakesbangpol, Yan S Purba saat ditemui Radar Timika, Jumat (19/2) di ruang kerjanya mengatakan, pemberian dana Parpol ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Kenaikan Dana Parpol.

Kenaikan dana parpol tersebut dimuat dalam PP Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik yang diundangkan pada tanggal 5 Januari 2018.

Dikatakan Yan, pemberian dana Parpol ini akan diberikan kepada Parpol yang memiliki suara sah, dalam Pemilu Legislatif yang diadakan setiap lima tahun sekali.

“Dana Parpol akan diberikan kepada Parpol yang memiliki suara yang sah yang ada di DPRD,” ujar Yan.

Lanjutnya, di Tahun 2020 lalu penyaluran dana Parpol sudah selesai diberikan, dan pihaknya tinggal menunggu audit dan verifikasi dari BPK untuk kemudian memberikan dana Parpol di Tahun 2021 ini.

Pemberian dana Parpol ini sebut Yan, dihitung berdasarkan jumlah surat suara yang sah dalam Pemilu Legislatif. Pada Tahun 2020, satu suara sah dihitung sebesar Rp 4.600. Pemberian dana ini juga tergantung dari kemampuan keuangan daerah.

Untuk Kabupaten Mimika sendiri, satu suara sah dihargai Rp 4.600 dan ini kata Yan, adalah harga tinggi bila dibandingkan dengan peraturan dari pusat sebesar Rp 1500.

“Yang saya lihat di Peraturan Menteri ini 1.500, tapi Timika luar biasa tinggi Rp 4.600 per satu surat suara yang sah,” ujarnya.

Lanjut Yan, untuk menghitung besarnya anggaran yang keluar setiap tahunya, bisa dilihat dari jumlah pemilih pada Pemilu Legislatif. Yang artinya, setiap lima tahun dalam Pemilu Legislatif, angka yang dikeluarkan bisa konstan nilainya.

Pada Pemilu Legislatif Tahun 2019, bantuan Parpol yang paling besar diberikan adalah kepada Partai Golkar. Hal ini sesuai dengan jumlah kursi legislative, yang diperoleh oleh Partai berlambang beringin ini di DPRD Kabupaten Mimika.

“Dana Parpol yang paling banyak diberikan (paling besar) sesuai dengan jumlah kursi di DPRD (Partai Golkar), 7 kursi, jadi dia yang paling banyak,” imbuh Yan. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *