oleh

Komisi B segera Laksanakan Program Kerja di Tahun 2021

TIMIKA – Komisi B DPRD Kabupaten Mimika segera melaksanakan program kerjanya di Tahun 2021 setelah mengadakan rapat internal bersama, Senin (22/2). Program kerja dan agenda akan dilaksanakan dengan tetap mengacu pada hasil rapat dan jadwal yang dikeluarkan oleh Badan Musyawarah (Bamus) DPRD.

Ketua Komisi B DPRD, Rizal Patadan mengatakan sudah hampir memasuki bulan ke tiga di tahun 2021, namun kegiatan dan program kerja belum dilaksanakan. Program dan agenda kerja kata Rizal harus dilakukan, sebab masih banyak masalah yang dihadapi oleh masyarakat terutama terkait dengan masalah pasar. Dua pasar yakni Pasar Sentral dan Pasar SP 2 sebut Rizal, terdapat sejumlah permasalahan dan sama sekali belum ada tindak lanjut yang diambil oleh pemerintah.

Selain akan melaksanakan program dan agenda kerja, Komisi B juga akan melakukan evaluasi terhadap hasil kunjungan kerja tahun lalu. Terhadap hasil kunjungan kerja ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dipserindag) guna melihat apakah evaluasi yang diberikan oleh wakil rakyat sudah dilaksanakan atau belum.

“Jadi pekan pertama ini kita akan fokus di Disperindag. Pertama kita akan panggil mereka (hearing) termasuk dari pertanahan, pedagang pasar, sebetulnya bagaimana di dalam itu kenapa tidak ada penyelesaian tidak tuntas,” jelasnya.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan ada beberapa hal yang sudah disampaikan ke dinas teknis, dan hal ini sudah dilakukan. Namun, masih ada beberapa permasalahan juga yang belum dilaksanakan oleh dinas, sehingga hal inilah yang akan dibicarakan lagi untuk mendapatkan solusi yang terbaik bagi masyarakat khususnya para pedagang.

Salah satu pasar sebut Rizal, yang juga menjadi perhatian adalah Pasar SP 3. Pasar tersebut kini masih menghadapi persoalan karena ada sejumlah bangunan yang menutupi bangunan pasar sehingga dagangan penjual kurang laku. Untuk itulah, dengan adanya potensi dari pasar-pasar yang bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan digali terus.

“Dimana potensi bagi sumber PAD akan kita gali terus, seperti di pasar, maka kita akan koordinasi lagi dengan Disperidag,” imbuhnya.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *