oleh

Ruang Staf Perlengkapan dan Rumah Tangga DPRD Akhirnya Dibuka

TIMIKA – Ruang staf Perlengkapan dan Rumah Tangga DPRD yang sempat tidak bisa difungsikan akibat dipalang oleh salah satu anggota DPRD pada tahun lalu, kini akhirnya dibuka palangnya oleh Anggota DPRD Karel Gwijangge, Senin (22/2). Pemalangan yang tahun lalu dilakukan akibat ketidakpuasan adanya rolling ASN di bagian tersebut ke dinas lainnya di lingkup Pemda Mimika diharapkan tidak terjadi lagi di tahun-tahun berikutnya.

Aksi pemalangan ruangan tersebut yang dilakukan pada Oktober 2020 lalu akhirnya dibuka pada akhir Februari 2021 ini. Pembukaan palang ruangan ini dilakukan setelah adanya koordinasi dengan pimpinan DPRD dan rekan-rekan anggota DPRD. Dan atas persetujuan semua pihaknya sebut Karel, ia membuka palang pintu ruangan ini.

Setelah membuka palang pintu ruangan, Karel mengatakan pemalangan yang dilakukan karena ada kaitan dengan rolling ASN ke dinas lainnya, maka hal ini adalah keliru. Ruangan ini juga sebutnya adalah tempat yang akan digunakan oleh pegawai dan stafnya guna melayani 35 anggota DPRD, dan bukan hanya seorang anggota saja.

“Itu keliru jika alasannya adalah karena rolling ASN. Ruangan ini digunakan untuk melayani kami 35 anggota DPRD, bukan satu orang saja, kami merasa menghargai dan membiarkan sudah sekian lama, namun karena tidak ada niat, maka kami buka,” jelasnya.

Ketua Fraksi PDIP DPRD ini mengatakan dengan pemalangan ini, seolah-olah di luar masyarakat beramsumsi jika kantor ini sedang ada masalah. Namun, hal ini tidaklah benar sehingga pemalangan ruangan ini harus dibuka. “Kita kasih waktu cukup lama untuk ada inisiatif buka, tapi kan tidak ada niat jadi hari ini kami buka,” ujarnya

Lanjut Karel, selama ini para anggota dewan merasa tidak ada masalah dengan bagian kesekretariatan dan menganggap pelayanan yang mereka terima berjalan dengan baik. Dikatakan Karel, hal yang sama bisa saja dilakukan apabila para dewan berdasarkan kesepakatan bersama karena tidak puas terhadap pelayanan dan kinerja kesekretariatan DPRD. Namun, dengan cara memalang ruangan ini semestinya tidak dilakukan, sebab masih banyak cara yang lebih efektif, bijak dan terhormat dalam penyelesaian persoalan.

Ditambahkan Karel, ia berharap setelah dibukanya palang pintu ruangan ini dapat digunakan oleh staf Setwan di bagian perlengkapan dan rumah tangga. Ruangan ini sebutnya sangat penting terkait dengan bagian sekretariatan.(ami)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *