oleh

Polda Papua Gelar Pelepasan Brimob Satgas Pamrahwan dari 6 Provinsi dan Beri Penghargaan

TIMIKA – Karo Ops Polda Papua, Kombes Jeremias Rontini melepas sejumlah personel Brimob Satgas Pengamanan Daerah Rawan kembali ke satuan tugas masing-masing. Para Brimob itu antara lain berasal dari Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Gorontalo, Jawa Barat, Riau dan Kepulauan Riau. Upacara pelepasan dilaksanakan di Lapangan Timika Indah, Selasa (23/2) sore.

Dalam amanatnya, Kombes Jeremias Rontini menyatakan pihaknya mengucapkan terimakasih dan apresiasi mewakili Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw yang rencananya pada hari Rabu (24/2) ini dilantik sebagai Kaba Intelkam Polri. Hal itu lantaran pihaknya menilai selama ini, para Satgas telah bekerja dengan baik dalam BKO di wilayah Polda Papua.

“Saya mendapatkan informasi bahwa rekan-rekan selama bertugas di enam hingga delapan bulan terakhir ini, dilaksanakan dengan baik. Tidak ada pelanggaran yang rekan-rekan semua lakukan. Semoga hal ini bisa dipertahankan dalam pengamanan-pengamanan ke depan,” ujarnya dalam amanat.

“Besok rekan-rekan sudah bisa kembali ke satuan asal. Saya berpesan agar apa yang dikerjakan selama di Polda Papua dengan baik silahkan terapkan. Jika ke depan kembali ke Polda Papua lagi, semoga apa yang sudah-sudah menjadi pedoman,” sambung Kombes Jeremias Rontini.

Ia juga mengharapkan, apa yang sudah dipelajari selama bertugas di Papua, dapat menjadi pedoman jika sewaktu-waktu para anggota Brimob ditempatkan pada Satgas Pamrahwan di daerah lain.

Kepada wartawan, ia menyampaikan Satgas Pamrahwan itu bertugas untuk mengamankan aksi Kelompok Kriminal Bersenjata, di beberapa kabupaten yakni Kabupaten Intan Jaya, Puncak dan Nduga termasuk Mimika. “Di Mimika itu satu kompi dilibatkan untuk antisipasi situasi menjelang PON khususnya tahun ini,” sebutnya.

Sementara itu, pihaknya berjanji akan terus melakukan evaluasi pasca pelepasan anggota Brimob 6 Provinsi tersebut.

“Kami akan segera lakukan konsolidasi dan evaluasi. Kalau ada kekurangan akan kita perbaiki,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya menilai minimnya korban penembakan ke anggota Brimob Polri merupakan sebuah prestasi. Pihaknya memberikan piagam penghargaan kepada Brimob Satgas Pamrahwan, dalam acara pelepasan itu dan berencana mengusulkan pendidikan lanjutan.

“Tetapi itu masih kami usulkan. Karena mereka berasal dari luar organik dan struktur Polda Papua, tapi kami berusaha memberikan yang terbaik atas prestasi mereka selama penugasan di Papua ini,” ungkapnya.

Pihaknya mengapresiasi para anggota yang hari ini dilepas kembali ke satuan masing-masing, karena tidak adanya pelanggaran yang dilakukan. “Saya berharap penggantinya bisa melakukan apa yang sudah dilakukan Satgas ini,” harapnya.

Namun ia menambahkan, jika memungkinkan, perlu ada perubahan pola. “Kita harapkan Papua semakin baik dari sisi keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *