oleh

Freeport Diminta Perhatikan Pemulihan Masyarakat Tiga Kampung

TIMIKA – Pasca pemulangan masyarakat tiga kampung, Banti I, Banti II dan Aroanop, PT Freeport Indonesia (PTFI) diharapkan bisa kembali memperhatikan pemulihan masyarakat setempat. PTFI diharapkan tidak hanya mengakomodir transportasi untuk masyarakat bisa kembali ke kampung halaman mereka saja, namun yang penting juga adalah pemulihan kehidupan masyarakat menjadi prioritas.

Politisi Partai Gerindra, Den B Hagabal, Rabu (24/2) mengatakan masyarakat tiga kampung yang kini sebagian sudah ada di kampung halamannya memang belum bisa tinggal kembali di rumah-rumahnya karena efek kerusakan yang sangat parah.

Masyarakat tiga kampung yang tidak bisa hidup di tengah kota Timika sebut Den, memang tepatnya berada pada lingkungan kampung dan alam mereka. Untuk itulah, setelah berada di kota Timika akibat serangan KKB, maka masyarakat pantas mendapatkan apa yang menjadi haknya.

“Kami harapkan Freeport bisa bertanggung jawab terhadap masyarakat ini, bukan saja dikembalikan ke kampung tapi pemulihan kehidupan ini yang penting diperhatikan,” jelas Den.

Anggota Komisi C ini mengatakan, dengan situasi cuaca alam yang dingin di tiga kampung ini, masyarakat memang akan bercocok tanam. Namun, bila melihat kondisi alam yang membuat tanaman lebih lama akan dipanen, maka Freeport harus memberikan perhatian penuh.

“Mereka ini sama saja pengungsi, karena biar sudah kembali ke kampungnya namun segala macam (rumah) itu sudah hancur, mereka bisa berkebun, tapi daerah dingin itu tanam sayur satu tahun baru bisa panen,” jelasnya.

Untuk itulah, Freeport dan pemerintah harus melihat kebutuhan hidup masyarakat. Selain kebutuhan hidup, bidang pendidikan dan kesehatan juga penting untuk diperhatikan.

Masih di tengah situasi pandemi Covid-19 juga tambah Den, pemerintah khususnya Dinas Kesehatan juga diharapkan bisa lebih jelas melihat masyarakat. Dari sisi kesehatan, pemerintah harus bisa lebih cermat melihat masyarakat. Dengan dikembalikannya masyarakat ke kampung yang kini masih ditampung di gedung sekolah, masalah kesehatan menjadi perhatian utama.

Guna menghindari paparan Covid-19 kepada masyarakat, maka bidang kesehatan ini juga diharapkan didukung penuh oleh PT Freeport yang memang berada di wilayah tersebut.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *