oleh

Gagal Renovasi, Atap Ruangan Persidangan DPRD Bocor

TIMIKA – Akibat kegagalan saat melakukan proses revonasi bangunan, ruangan persidangan DPRD mengalami kerusakan di bagian atap gedung. Sekwan DPRD, Drs Ananias Faot, MSi, Senin (1/3) mengatakan atap gedung DPRD memang sebelumnya mengalami kebocoran dan mengakibatkan air hujan merembes masuk ke beberapa ruangan.

Melihat kerusakan ini, pihaknya menggunakan jasa kontraktor untuk melakukan renovasi. Namun, bukannya kerusakan diperbaiki, malah rembesan air semakin banyak dan mengakibatkan atap di depan ruangan sidang paripurna bocor.

“Renovasi yang lalu harusnya membuat situasi lebih baik. Ini sejak direnovasi, dibuka atap di atas terjadi bocor di sebelah sisi barat,” ujar Ananias.

Akibat kebocoran atap gedung yang tidak beres diperbaiki mengakibatkan ruangan persidangan selalu menghadapi masalah rembesnya air hujan.

Dari informasi dua staf Setwan yang langsung mengecek kondisi atap gedung, ada aliran air yang tersumbat sehingga membuat genangan air dari atas tidak bisa dibendung dan keluar melalui atap di sisi depan gedung.

Kerusakan ini sebutnya sesungguhnya masih menjadi tanggung jawab dari kontraktor. Dalam nilai kontrak sendiri kata Ananias, ini masih akan dilihat lagi, walaupun sebenarnya hal ini masih dalam satu rangkaian yang tidak bisa dipisahkan dari satu bagian pekerjaan.

Lanjut Ananias, di atap gedung ini ada tiga saluran air. Saluran air yang tersumbat ini menyebabkan air tidak bisa lancar mengalir sesuai penampungannya. Akibatnya air tersebut ada yang merembes sampai ke atap di dalam gedung dan merusak atap.

“Jika lama-kelamaan akan ambruk, hujan sedikit saja itu di dalam gedung air menetes, ini memang harus direnovasi total, kalau hujan air selalu merembes,” jelasnya.

Mantan Kadistrik Mimika Timur ini mengatakan rembesan air juga terjadi di ruang sidang paripurna.(ami)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *