oleh

Gunakan APBD, Pengawasan Proyek Mesti Dilakukan Legislatif dan Eksekutif

TIMIKA – Dengan menggunakan dana yang bersumber dari APBD Kabupaten Mimika, aktivitas pekerjaan proyek fisik harus benar-benar diawasi oleh Legislatif maupun Eksekutif. Jika kedua belah pihak ini tidak bersinergi dengan baik, maka proyek fisik yang dikerjakan pada satu tahun anggaran akan dilaksanakan lagi di tahun anggaran berikutnya dengan memakan biaya yang sangat fantastis dari APBD.

Ketua Komisi C DPRD, Elminus B Mom, Senin (1/3) mengatakan, bila melihat pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, banyak proyek fisik yang hanya menghabiskan anggaran karena dikerjakan berulang kali, akibat kurang adanya pengawasan dari ke dua belah pihak ini.

Mantan Ketua DPRD ini mengatakan, pihaknya bersama pemerintah harus melakukan kontrol kepada setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran APBD. Jika hal ini abai dilakukan, maka pekerjaan yang sama akan diulang-ulang lagi di tempat yang sama, dan terus memakan anggaran yang besar.

“Jadi dari kita kontrol, dari pemerintah juga menilai karena ini gunakan APBD Mimika, itu boros karena hanya kerjakan satu proyek saja. Ini tidak boleh,” ujar Elminus.

Politisi Partai Gerindra ini menyebutkan, jika akibat dari dikerjakanya proyek yang sama setiap tahun, maka proyek lainnya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti pembangunan jembatan dan jalan ditiadakan.

Elminus mencontohkan, salah satu proyek yakni pembangunan jalan di lokasi Kali Selamat Datang SP 2 di sisi kanan dengan jembatannya. Jembatan yang ada ini sebutnya diharapkan tidak hanya dibangun dengan kelengkapan besi-besi saja, namun alangkah lebih baiknya dengan tembok saja, mengingat angka laka lantas di lokasi sekitar jalan tersebut masih sering terjadi.

“Jadi kontraktor itu harus perbaiki pekerjaan itu, agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Ditambahkannya, hal yang sama juga terjadi pada pekerjaan jalan Cenderawasih yang tidak rampung sampai saat ini. Akibat dari pekerjaan jalan ini sebutnya, kini ada beberapa laka lantas karena sempitnya jalan utama yang bisa dilalui oleh kendaraan.

Untuk itulah, Elminus berharap pemerintah maupun DPRD ke depannya bisa lebih bersinergi lagi, soal kebutuhan masyarakat akan infrastruktur seperti jalan di dalam kota ini. Agar dengan anggaran yang sangat besar, manfaat jangka panjangnya bisa dirasakan oleh masyarakat itu sendiri. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *