oleh

Imigrasi Mimika Buka Pelayanan Eazy Passport

TIMIKA- Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, maka kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika kini telah meluncurkan program pelayanan paspor secara kolektif yang diberi nama Eazy Passport.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Agus Purwanto dalam rilis yang diterima Radar Timika, Selasa (2/3) kemarin mengatakan, program Eazy Passport untuk mempermudah pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.

“Melalui program ini, pemohon bisa mengajukan permohonan paspor tanpa perlu ke kantor Imigrasi, karena petugas akan mendatangi pemohon di lokasi yang telah ditentukan,”ungkapnya.

Lanjut Agus, bahwa proses permohonan paspor mulai dari penyerahan, dan pemeriksaan berkas persyaratan, wawancara, serta pengambilan data biometrik berupa foto dan sidik jari bisa langsung dilakukan di lokasi kegiatan.

“Paspor yang sudah jadi nantinya bisa diambil secara perwakilan, atau bisa juga dikirim ke rumah melalui jasa PT Pos Indonesia,”kata Kepala kantor Imigrasi.

Menurutnya program pelayanan Eazy Passport itu, menyasar komunitas besar seperti pegawai di perkantoran pemerintah, TNI dan Polri. Kemudian BUMN, BUMD, atau swasta, warga perumahan, dan komunitas atau organisasi dengan syarat minimal pemohon sebanyak 10 orang.

“Dalam pelaksanaannya, program pelayanan ini akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat demi mencegah penyebaran Covid-19 baik untuk petugas, penyelenggara maupun pemohon,”ungkap Agus.

Bahkan kata dia, untuk perkantoran, komunitas maupun warga yang berada di rumah masing-masing yang  menginginkan diadakan pelayanan Paspor kolektif.

Maka bisa mengajukan permohonan pelayanan Eazy Passport kepada kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika melalui Nomor Layanan Informasi, 0811 4911 221.

“Dalam permohonan yang diajukan ke kantor Imigrasi Mimika, harus memuat keterangan jumlah pemohon paspor, data para pemohon paspor berupa nama lengkap, tanggal lahir, NIK, dan jenis permohonan paspor baru atau penggantian. Selain itu pemohon juga wajib mencantumkan lokasi dan waktu pelayanan paspor, serta nomor kontak orang yang bertanggung jawab dengan kegiatan tersebut. Hal ini diperlukan untuk keperluan koordinasi, dalam penyiapan tempat serta perizinan di lokasi pelayanan paspor,”jelas Kepala kantor Imigrasi.

Sementara untuk biaya pembuatan paspor sendiri kata Agus, bahwa untuk biaya PNBP paspor biasa sebesar Rp 350 ribu, dan untuk E-paspor sebesar Rp 650 ribu.

“Untuk persyaratan paspor baru yaitu, E-KTP, Kartu Keluarga, dan Akte Lahir, atau Ijasah atau Buku Nikah, ataupun Surat Baptis. Sedangkan persyaratan penggantian paspor yaitu E-KTP dan paspor biasa. Pada pelayanan Eazy Passport tidak melayani penggantian paspor karena hilang atau rusak. Dan untuk pelayanan Eazy Passport bisa dilaksanakan di setiap hari kerja, maupun di luar hari kerja. Sesuai kesepakatan antara perwakilan pemohon dengan kantor Imigrasi,”urainya. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *