oleh

Faktor Ekonomi, Pengajuan Cerai di Pengadilan Agama Meningkat

TIMIKA – Kantor Pengadilan Agama Mimika memastikan ada kenaikan pengajuan cerai yang diterima di awal Tahun 2021. Sampai awal Maret ini, tercatat ada puluhan pengajuan cerai yang didaftarkan.

Kepala Kantor Pengadilan Agama Mimika, Supian Daelani, SAg MH dalam keterangannya, Kamis (4/3) merinci setidaknya ada 43 pengajuan yang diajukan pada Januari lalu. Pada Februari 2021, ada 24 pengajuan dan sampai tanggal 4 Maret, ada empat pengajuan. Pengajuan yang dimaksud tersebut sudah termasuk pengajuan cerai gugat, cerai talak termasuk soal warisan dan soal lainnya.

“Biasanya paling banyak di awal tahun itu sekitar 20-25 pengajuan. Ini awal tahun sekarang malah meningkat” katanya.

Katanya, kebanyakan pengajuan yang didaftarkan adalah perkara cerai. Pengajuan cerai tersebut dijelaskannya banyak didaftarkan karena faktor ekonomi.

“Dimaklumi lah kalau faktor ekonomi, karena banyak lini dibatasi. Artinya gerak usaha mungkin juga terbatas maka mungkin saja pendapat berkurang atau bahkan hilang sama sekali,” jelasnya.

Supian juga menyampaikan, kebanyakan pengajuan cerai diajukan oleh pihak perempuan. Bahkan, katanya, jika dipersentasekan, pengajuan cerai oleh pihak perempuan mencapai 65 persen dan 35 persen pengajuan dilakukan pihak laki-laki.

“Ada yang biasanya merasa keberatan karena diajukan cerai. Namun di akhir persidangan, mereka akhirnya tidak mempermasalahkan perceraian,” katanya.

Ia memastikan pula beberapa perkara sudah dijalankan bahkan sudah ada putusan. “Sudah ada yang diputuskan juga gugatannya karena kami dituntut untuk menyelesaikan perkara tidak lebih dari satu bulan,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *