oleh

Anggota Dewan Soroti Layanan DPMPTSP

TIMIKA – Pelayanan perizinan yang cepat masih sebatas slogan. Faktanya, seperti yang didapati langsung oleh anggota DPRD Mimika, Tanzil Ashari, layanan yang diberikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) masih harus ditingkatkan dan diperbaiki.

Tanzil yang berkunjung ke Dinas PMPTSP sekaligus mengurus salah satu perizinan pada Selasa (9/3) kemarin sekitar pukul 09.30 WIT mendapati ruang pelayanan yang belum siap. Dimana para petugas belum ada di tempat untuk melayani warga yang datang mengurus izin. Padahal seharusnya layanan sudah dibuka mulai pukul 08.00 WIT.

Bukan hanya itu, pelayanan perizinan menurutnya masih sangat lama. Seperti perpanjangan izin apotek yang diurusnya sudah sekitar dua minggu tapi ketika dicek ternyata belum selesai juga. Malahan ketika datang, Tanzil mengaku diperlakukan seperti bola ping-pong yang digiring ke sana kemari.

Melihat layanan itu Tanzil menilai, apa yang dijalankan oleh Dinas PMPTSP Mimika tidak sejalan dengan program Presiden Joko Widodo yang menginginkan izin bisa tuntas hanya dalam hitungan jam. Sebab perizinan yang berbelit-belit justru menghambat investasi.

Tidak hanya itu kondisi ruang pelayanan menurutnya juga masih harus ditata agar memberikan rasa nyaman kepada pengunjung. Seperti gudang yang ditempatkan di bawah tangga tepat pada pintu masuk dan berada di dekat ruang tunggu. “Jadi masih banyak yang harus diperbaiki,” katanya.

Menurutnya, Dinas PMPTSP harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Layanan harus dipermudah dan benar-benar dilakukan hanya satu pintu agar memudahkan masyarakat. Yang paling penting kata dia, waktu pengurusan izin harus dipercepat.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *