oleh

Mimika Terima BKN Award Kedua Kalinya

TIMIKA – Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika dalam melakukan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapat ganjaran berupa penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk kategori perencanaan kebutuhan, pelayanan pengadaan, kenaikan pangkat dan pensiun untuk tingkat kabupaten.

Penghargaan BKN Award Tahun 2020 ini merupakan yang kedua kalinya bagi Mimika. Sebelumnya Tahun 2018 lalu, Mimika juga sudah mendapatkan penghargaan yang menjadi rebutan ratusan kabupaten/kota di Indonesia itu.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BKN, Bima Haria Wibisana kepada Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH didampingi Wakil Bupati, Johannes Rettob, SSos MM dan Sekretaris Daerah, Michael Gomar, SSTP MSi di Hotel Horison Ultima, Rabu (10/3).

“BKN Award itu sebagai apresiasi karena Kabupaten Mimika telah berupaya untuk memodernisasi manajemen ASN. Dua kali BKN award itu tidak mudah. Kalau sekali, banyak. Tapi dua kali perlu ikhtiar. Jadi jangan berhenti sampai dua kali, masih bisa ditingkatkan terus untuk perbaiki manajemen ASN. Karena dengan birokrasi yang baik maka pelayanan kepada masyarakat akan lebih bagus. Tanpa membenahi birokrasi dan kompetensi SDM tidak mungkin memberikan pelayanan yang baik,” ujar Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dalam sambutannya.

Bima mengungkapkan terkait perencanaan kebutuhan dan pengadaan ASN di Papua selama ini lebih banyak berdasarkan keinginan bukan kebutuhan. Padahal kebutuhan ASN harus disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPMJD), visi misi Bupati dan Wakil Bupati.

Misalnya untuk peningkatan kemampuan SDM melalui sekolah tentu dibutuhkan guru dengan kompetensi tertentu dan itu harus dipenuhi. Bukan melihat, karena di Papua banyak lulusan Theologi maka yang diminta guru agama semua.

Sekarang ini diungkapkan Bima, pengangkatan bukan hanya PNS tapi juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Kedepan pemerintah akan mengalihkan PNS menjadi P3K. Tapi PNS yang ada sekarang tetap sampai pensiun.

Bima sangat mengapresiasi perencanaan kebutuhan pegawai yang dilakukan Mimika. Kedepan manajemen kepegawaian akan dilakukan secara digital untuk memastikan bahwa proses administrasi tidak tertunda. “Supaya tidak tertunda pakai digital tapi inputnya juga harus digital. Jadi harus rekonsiliasi data, harus sama. Karena komputer tidak bisa membedakan nama. Misalnya beda satu huruf itu dianggap dua nama, padahal mungkin satu orang. Jadi harus akurat,” terangnya.

Agar akurat maka data akan diisi oleh masing-masing PNS. Cukup upload melalui handphone. Beberapa bulan kedepan BKN akan melakukan pencatatan mandri PNS untuk update data sendiri. Dengan data yang mutakhir maka PNS bisa mendapatkan pelayanan secara digital.

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH sangat bangga dimana Mimika untuk kedua kalinya mendapatkan BKN Award. “Ini semua tidak terlepas dari bimbingan dan kerjasama yang baik antara pemerintah Kabupaten Mimika dengan pihak BKN terutama BKN Regional 9 Jayapura yang telah dengan sabar membimbing dan memberikan arahan yang baik kepada kami di Pemerintah Kabupaten Mimika,” ujar Bupati Omaleng.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *