oleh

Dua Warga Jadi Korban Penipuan Online, Korban Alami Kerugian Jutaan Rupiah

TIMIKA- Dua orang warga Timika dilaporkan telah menjadi korban penipuan online, dengan modus diiming-imingi akan direkrut, menjadi karyawan perusahan tambang di Kabupaten Mimika.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, SH SIK yang ditemui Radar Timika, Kamis (18/3) kemarin di kantor Pelayanan Polres Mimika mengatakan, kedua korban tersebut ditelepon oleh orang yang tidak dikenal dan menawarkan, akan mempekerjakan keduanya di perusahan tambang yang ada di Kabupaten Mimika.

“Korban ditelepon lalu disuruh mentransfer uang karena ada lowongan pekerjaan di Freeport. Makanya disuruh untuk berangkat ke Jakarta untuk mau ikut test wawancara. Jadi korban disuruh kirim uang untuk nanti dibelikan tiket,”tuturnya.

Lebih lanjut kata Kasat Reskrim bahwa untuk kerugian dari kedua korban bervariasi.

“Dua korban, satu korban ada yang Rp 3 juta dan satu korban ada yang Rp 5 juta. Jadi korban ini belum sempat berangkat ke Jakarta, karena katanya menunggu konfirmasi dari yang menelepon tapi sampai sekarang tidak ada kabar. Kami sudah mintai keterangan dari kedua korban itu, dan kita masih lidik pelaku. Yang jelas kemungkinan besar pelakunya berada di luar daerah,”jelas AKP Hermanto.

Dalam kesempatan itu juga ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika, agar tidak mudah percaya apabila ada orang yang tidak dikenal, yang mengiming-imingi sesuatu barang ada pekerjaan dengan modus minta imbalan.

“Sudah banyak yang jadi korban penipuan online, jadi kami imbau untuk masyarakat jangan mudah percaya. Kalau ada tawaran baik itu dalam hal jual beli ataupun tawaran pekerjaan, baiknya dipastikan lagi kebenarannya,”papar Kasat Reskrim. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *