oleh

Satgas TNI Upacara Bendera Bersama Pelajar SD dan SMP Tsinga

TIMIKA- Guna menanamkan semangat dan jiwa nasionalisme, maka Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) dari Yonif 756/WMS yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW, melatihkan dan turut serta mengambil bagian dalam kegiatan upacara bendera di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan Sekolah Dasar (SD) Negeri Tsinga, Kampung Beanigogom, Distrik Tembagapura, pada Senin (22/3) lalu.

Komandan Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS, Mayor Inf Marolop Edison Bala Hutapea, dalam rilisnya yang diterima Radar Timika, Selasa (23/3) kemarin menyebutkan, upacara bendera merupakan salah satu kegiatan penting yang sering dilakukan di sekolah.

Di mana upacara bendera sering dilaksanakan pada setiap Hari Senin dan hari-hari tertentu, seperti peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

“Ada beberapa tujuan dilaksanakannya kegiatan upacara bendera di antaranya, untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, mempererat rasa persatuan dan kesatuan serta membentuk sikap dan karakter anak bangsa,”ungkapnya.

Lebih lanjut kata Mayor Hutapea, bahwa kegiatan yang dilakukan Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS itu, tidak lain untuk membantu pihak sekolah menanamkan jiwa nasionalisme kepada para pelajar.

“Kegiatan itu merupakan salah satu upaya Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS membantu pihak sekolah menumbuhkan budi pekerti, dan membentuk sikap maupun karakter yang disiplin bagi para murid. Terutama nilai-nilai Kebangsaan serta jiwa dan semangat nasionalisme,”jelasnya.

Sebab kata Dansatgas, bahwa salah satu cara untuk membangun dan menumbuhkan rasa nasionalisme, semangat kebangsaan serta cinta tanah air dan bangsa adalah melalui kegiatan upacara bendera.

“Upacara jangan dianggap sebagai suatu rutinitas biasa, atau sebagai seremonial belaka. Namun harus dimaknai sebagai suatu kegiatan untuk mempererat dan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan, melatih diri untuk berdisiplin. Termasuk di dalamnya turut menghargai dan menghormati jasa para pahlawan, yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, serta berdoa untuk mereka para pahlawan Negara kita,”ungkap Mayor Hutapea.

Selain itu menurutnya bahwa kegiatan upacara bendera bersama itu, juga sebagai bentuk kepedulian prajurit TNI untuk masyarakat di sekitar tempat mereka bertugas.

“Sudah menjadi tugas kita sebagai prajurit TNI dimanapun kita berada, kita harus selalu memberikan contoh dan teladan yang baik untuk masyarakat sekitar. Dimana hal ini merupakan salah satu bentuk dan wujud kepedulian kami TNI, pada perkembangan dan kemajuan  masyarakat khususnya pada masyarakat Papua tempat di mana kita bertugas saat ini,”tegas Dansatgas.

Sementara itu Kepala SMP Negeri Tsinga, Matius Wenda mewakili para guru SMP Negeri Tsinga dan SD Negeri Tsinga, memberikan apresiasi kepada Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS, yang sudah turut serta dalam kegiatan upacara bendera yang dilaksanakan sekolah mereka.

“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Pos Tsinga yang telah ikut bersama dan membantu kami para guru, dalam melatih anak-anak didik kami sebagai perangkat upacara di Kampung Beanigogom Tsinga ini. Kami berharap ke depannya, Pos Tsinga Satgas Yonif 756/WMS akan selalu bekerja sama dengan kami, untuk menyiapkan para generasi muda Papua. Agar nantinya mereka dapat bersaing dengan daerah lain untuk menjadi pemimpin Indonesia dimasa yang akan datang,”harap Kepsek Wenda. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *