oleh

Sekwan akan Blokir Gaji Tenaga Honorer Yang Mangkir

TIMIKA – Bagian Sekwan DPRD akan segera melakukan pemblokiran sejumlah tenaga honorer yang mangkir. Pemblokiran terpaksa dilakukan karena sejumlah tenaga honorer ini sudah tidak melaksanakan tugasnya. Sebagai pembinaan, para tenaga honorer ini sudah dipanggil dan dinasehati agar kembali dan melaksanakan tugasnya.

Namun, upaya pemanggilan dan nasehat untuk tetap bertugas ternyata diabaikan sehingga ketegasan harus dilaksanakan.

Hal itu diungkapkan Setwan DPRD, Drs Ananias Faot, MSi, Selasa (23/3). Dikatakanya, dari 83 tenaga honorer di Bagian Sekwan DPRD, 15 persen diantaranya mangkir dan bandel karena tidak melaksanakan tugasnya.

“Kami sudah berupaya untuk memberikan nasehat segala macam, tetapi tidak mempan, makanya langkah yang akan saya tempuh adalah pemblokiran gaji,” jelasnya.

Menurut Ananias, langkah untuk memblokir gaji para tenaga honorer ini harus dilakukan guna penegakan disiplin sehingga hal ini tidak menjadi contoh bagi tenaga honorer lainya yang sudah melaksanakan tugas dengan baik.

Sementara untuk para pegawai yang masih malas berkantor sebutnya, akan disesuaikan sanksinya sesuai dengan UU pegawai. Dan akan dikoordinasikan dengan kepegawaian.

Dengan jumlah honorer yang cukup banyak, sebut Ananias, memang masih banyak yang “bandel”. Berbagai cara tambahnya sudah dilakukan dan ternyata tidak memberikan efek jera kepada para tenaga honorer, maka langkah pemblokiran gaji akan dilakukan.

Selain langkah pemblokiran gaji, pemangkasan jumlah tenaga honorer juga bisa dilakukan, namun hal ini harus dilaksanakan sesuai petunjuk bupati sebab mereka diangkat menjadi tenaga honorer sesuai dengan SK bupati.

“Mereka diangkat dengan SK bupati, jadi pemangkasan sesuai petunjuk bupati, langkah yang paling tepat untuk kami khusus di Setwan adalah memblokir gaji saja,” imbuhnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *