oleh

Pemerintah Harus Aktifkan BLK

TIMIKA – Pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mimika diminta untuk mengaktifkan Balai Latihan Kerja (BLK) agar bisa melengkapi anak-anak Papua sehingga memiliki keterampilan untuk masuk di dunia kerja.

Politisi Partai Golkar, Anthon Bukaleng, Kamis (25/3) mengatakan, BLK harus segera diaktifkan guna melatih dan mengasah kemampuan dan potensi anak-anak Mimika agar terampil sehingga siap bersaing di dunia kerja.

“BLK ini harus segera diaktifkan oleh pemerintah, ini dapat menjawab kebutuhan para pencari kerja atau pengangguran yang angkanya cukup tinggi di Kabupaten Mimika,” jelas Anthon.

Dengan mendapat pelatihan dari BLK sebut Anthon,  diharapkan anak-anak Mimika khususnya Orang Asli Papua dan mereka yang lahir dan besar di Timika bisa mendapat pekerjaan yang layak, sehingga terarah dan tidak terpengaruh arus pergaulan buruk seperti terjerumus minuman keras beralkohol dan juga zat adiktif lainnya, yang selanjutnya sangat berpotensi menyebabkan tindak kriminalitas di masyarakat Mimika.

Legislator Partai Golkar itu juga meminta para pelaku usaha tidak diskriminatif dan mau memberikan kesempatan agar anak-anak asli Papua bisa bekerja di segala bidang usaha. Sehingga dengan demikian bisa mereka bisa mendapat penghasilan yang baik dan terhindar dari pergaulan buruk yang membuat masa depan mereka suram.

Banyak generasi muda Papua yang pintar tapi karena tidak terakomodir, sehingga memilih jalan yang salah arah, tegas Anthon.

Anggota Komisi C ini menambahkan, pemerintah diminta untuk menyediakan lapangan kerja bagi anak-anak Papua. Menurutnya banyak generasi muda Mimika yang telah menyelesaikan pendidikan tapi tidak diakomodir dalam dunia kerja, baik di bidang pemerintahan maupun sektor swasta. Hal ini diminta menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika agar SDM Orang Asli Papua menjadi prioritas dalam rekrutmen baru, sehingga benar bisa menjadi tuan dan sekaligus melayani tanah kelahirannya sendiri. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *