oleh

Merasa Dipecat Tidak Jelas, Mantan Apoteker Minta Polisi Mediasikan

TIMIKA – Seorang apoteker wanita berinisial KR melaporkan Rumah Sakit Tjandra Medika ke Polsek Mimika Baru karena tidak terima dipecat. Ia menilai, pemecatan yang diterimanya mengada-ngada, sehingga KR melaporkan hal itu ke kepolisian dengan harapan dapat dimediasi kepolisian.

KR kepada polisi menjelaskan, ia telah menerima surat pemecatan dengan alasan dirinya tidak bekerja dengan baik, berkelakuan tidak sopan dan juga menghapus dokumen tempatnya sebelumnya bekerja. Tapi ia merasa, tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan sehingga melaporkan kejadian itu.

“Yang saya laporkan ini supaya saya tahu dengan pasti alasan kenapa saya dipecat dan dilakukan mediasi. Surat pemecatannya sudah saya terima tapi hak saya juga tidak diberikan,” ujarnya.

Ia juga mengungkap, ada dua orang lain yang bernasib serupa dengannya di bagian Human Resource Development (HRD) di rumah sakit yang dimaksud. KR bahkan menerangkan, kedua orang rekannya itu dipecat hanya melalui chat WhatsApp.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Mimika Baru, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan melalui Kanit Reskrim Polsek Miru, Ipda Rumthe Yongki Ateng menyatakan, telah menyiapkan surat mediasi yang akan dilayangkan ke RS Tjandra Medika tempat KR sebelumnya bekerja.

Ia juga menyatakan, KR dipecat lantaran dicurigai oleh bagian Administrasi dari RS yang dimaksud. Atas kecurigaan itu, direktur RS tersebut kemudian mengeluarkan keputusan PHK kepada KR.

Ipda Rumthe memastikan mediasi antara KR dan RS Tjandra Medika, kemungkinan akan dilakukan pada Jumat (9/4) mendatang. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *