oleh

6 Rumah Layak Huni Diakomodir Berkat Pokir Anggota DPRD

TIMIKA – Berkat usulan wakil rakyat yang dimasukan lewat Pokok Pikiran (Pokir), pemerintah telah mengakomodir pembangunan 6 unit rumah layak huni. Pokir yang diusulkan oleh Anggota DPRD dari Fraksi PKB, Miller Kogoya di Tahun 2020, terjawab dengan akan dilakukannya pembangunan 6 unit rumah layak huni di seputaran kota Timika.

Miller Kogoya saat ditemui Radar Timika, Jumat (9/4) di ruang kerjanya mengatakan ada usulan lewat Pokirnya di tahun 2020 yang akan diakomodir di tahun 2021 ini. Sebanyak 6 unit rumah yang sudah diakomodir oleh pemerintah akan dilaksanakan tahun ini.

Disebutkanya, ke enam bangunan rumah layak huni ini dibangun masing-masing sebanyak dua rumah di Kelurahan Wanagon, satu di area Gorong-Gorong dan tiga rumah di Kelurahan Kebun Sirih.

“Sebagian Pokir saya sudah diakomodir tahun ini yakni pembangunan rumah layak huni ada dua di Kelurahan Wanagon, satu di area Gorong-Gorong, tiga di Kelurahan Kebun Sirih,” jelasnya.

Disebutkannya, usulan rumah layak huni ini diperuntukan bagi masyarakat asli Papua karena kebanyakan mereka masih mendiami satu rumah untuk beberapa keluarga.

“Sebenarnya masih kurang dan saya sesuaikan dengan anggaran. Usulan saya 8 point’ tapi hanya 1 point’ yang diakomodir yakni rumah 6×7 meter,” ungkapnya.

Miller yang juga Anggota Komisi A DPRD ini mengungkapkan jika Pokir yang ia usulkan untuk diakomodir oleh pemerintan ini merupakan jawaban atas keinginan masyarakat yang telah mempercayakanya duduk di parlemen. Beberapa usulan yang akhirnya bisa dijawab oleh pemerintah ini tambahnya, menjadi penyemangatnya sebagai wakil rakyat untuk terus memperjuangkan apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat.

Walaupun ia menyadari masih banyak usulan yang disampaikan oleh masyarakat belum bisa diakomodir karena keterbatasan anggaran pada pemerintah, namun ia berharap pemerintah juga bisa memperhatikan skala prioritas untuk melakukan program kerja yang benar-benar menyentuh kepada masyarakat.

“Masih banyak Pokir dari usulan masyarakat langsung ini yang belum dijawab oleh pemerintah, saya harapkan apa yang penting dan prioritas sesuai kebutuhan masyarakat itulah yang dilaksanakan oleh pemerintah,” imbuh Miller. (ami)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *