oleh

Target PBB P2 Tahun 2021 Naik Jadi Rp 57 Miliar

TIMIKA – Sebagai salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) menjadi sumber penerimaan daerah yang potensial bahkan selalu mencapai target. Tahun 2021 ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menaikkan target penerimaan PBB P2 menjadi Rp 57 miliar.

Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifah yang ditemui Jumat (9/4) lalu di Hotel Horison Diana Timika ketika menghadiri pembukaan Musrenbang mengatakan terjadi kenaikan target penerimaan PBB P2. Tahun 2020 lalu hanya Rp 50 miliar dan tahun ini menjadi Rp 57 miliar.

Kenaikan ini terjadi karena adanya penambahan objek pajak di area kerja PT Freeport Indonesia. Sehingga PTFI sebagai wajib pajak PBB P2 terbesar harus membayar pajak sekitar Rp 47 miliar. “Ada peningkatan beberapa nilai bangunan dengan beberapa NJOP di dekat Kuala Kencana,” ujarnya.

Sementara PBB P2 umum di wilayah perkotaan dan perdesaan mencapai Rp 10,3 miliar. Ini juga mengalami peningkatan karena adanya kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di pinggiran ruas jalan utama seperti Jalan Cenderawasih, Jalan Petrosea-Hasanuddin, Jalan Hasanuddin-Brigif yang sudah dibuat menjadi dua jalur. Tapi hanya bangunan di kiri kanan jalan, untuk yang di bagian dalam tidak mengalami kenaikan NJOP.

Pemungutan PBB P2 akan segera dilakukan. Dimana Bapenda rencananya hari ini menyerahkan sebanyak 27.898 lembar SPPT kepada distrik. Bapenda melibatkan distrik dalam pembagian SPPT karena ini juga menjadi bagian dari pelimpahan kewenangan dari Bupati ke distrik salah satunya bidang pajak. “Jadi kita libatkan, kita berikan SPPTnya kepada mereka, anggaran untuk perjalanan dinas dalam daerah,” kata Dwi. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *